News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Piala Dunia 2022

Jelang Piala Dunia Qatar 2022, Zinedine Zidane: Lupakan Kontroversi dan Fokus Pada Sepak Bola

Penulis: Muhammad Barir
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan pemain depan sepak bola Prancis Zinedine Zidane berpose di sebelah patung lilin barunya di Musee Grevin di Paris, pada 24 Oktober 2022.

TRIBUNNEWS.COM- Menjelang penyelenggaraan Piala Dunia Qatar 2022, Zinedine Zidane mengajak para pecinta sepak bola untuk melupakan kontroversi terkait Piala Dunia di Qatar.

'Lupakan kontroversi dan fokus pada sepak bola,' kata Zinedine Zidane jelang Piala Dunia Qatar.

Zinedine Zidane yang merupakan Pahlawan pemenang Piala Dunia Prancis mengatakan pada hari Senin bahwa saat ini adalah momen untuk melupakan kontroversi.

"Ini adalah waktu untuk melupakan kontroversi dan fokus pada sepak bola," katanya.

Piala Dunia mendatang akan digelar di Qatar.

Meskipun ada panggilan untuk memboikot turnamen atas catatan hak negara Teluk dan perlakuan terhadap pekerja migran.

"Saya berharap Prancis memiliki turnamen yang hebat tetapi saya belum tahu apakah saya akan pergi ke Qatar," kata mantan pelatih Real Madrid Zidane saat menghadiri pembukaan patung lilinnya sendiri di Musee Grevin di Paris.

Baca juga: Ballon dOr: Karim Benzema Raih Ballon dOr Tidak Mengejutkan Siapa Pun, Tapi Bikin Tersenyum Zidane

Ketika ditanya tentang Piala Dunia, yang akan dimulai pada 20 November setelah lebih dari satu dekade kontroversi sejak Qatar ditunjuk sebagai tuan rumah, Zidane mengatakan fokus sekarang harus pada olahraga "untuk semua penggemar yang hanya ingin menonton sepak bola".

“Bagaimanapun, tidak peduli apa yang kita katakan, itu tidak akan pernah cukup, atau benar atau tepat untuk dikatakan,” tambah Zidane, yang didampingi oleh orang tua, istri dan anak-anaknya.

Zidane, yang membantu membawa Prancis meraih kemenangan di Piala Dunia 1998 di kandang sendiri, adalah duta besar bagi keberhasilan Qatar untuk menggelar turnamen tersebut.

Ketika negara kecil itu ditunjuk sebagai tuan rumah oleh FIFA pada 2010, dia menyatakan dirinya "sangat senang" dengan keputusan itu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini