TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Timnas U20 Indonesia, Indra Sjafri turut mengikuti cara Shin Tae-yong dengan memakai pemain keturunan.
Indra Sjafri mulai melirik pemain keturunan dengan cara membuka pintu untuk anak-anak di luar negeri yang ingin membela Skuad Garuda.
Diketahui, Timnas U20 Indonesia saat ini sedang melakoni pemusatan latihan (TC) di Qatar.
Adanya TC sendiri dilakukan demi mematangkan strategi pada turnamen Piala AFF U19 2024, Kualifikasi AFC U20 2025 dan tentunya Piala Dunia U20 2025 di Chile.
Mengacu jadwal TC, Timnas U20 Indonesia akan dimulai pada tanggal 22 Desember hingga Januari 2024.
Baca juga: Daftar 26 Pemain Timnas U-20 Indonesia yang Terbang ke Qatar, Indra Sjafri Yakin Garuda Lolos
Dalam TC tersebut, Indra Sjafri turut membawa 26 pemain untuk terbang menuju Qatar.
Menariknya, dari 26 pemain itu sebagian diantaranya merupakan jebolan dari skuad Piala Dunia U17 2023 lalu.
Adapun dua pemain keturunan yang menghiasi skuad Timnas U20 Indonesia.
Dua pemain yang dimaksud itu ialah Ji Da-bin dan Hugo Samir.
Seperti yang diketaui, Hugo Samir memiliki darah keturunan Brasil dari orang tuanya.
Sedangkan Ji Da-bin merupakan pemain keturunan asal Korea Selatan.
Sebenarnya Indra Sjafri juga berkeinginan memanggil Welber Jardim dan Amar Brkic yang tampil memukau pada gelaran Piala Dunia U17 2023.
Nahas, Welber Jardim dan Amar Brkic saat ini berfokus untuk menjalani latihan dengan klubnya masing-masing.
Dengan Welber Jardim bersama Sao Paolo dan Amar Brkic dengan klub asal Jerman, Hoffenheim.
Menanggapi hal itu, Indra Sjafri blak-blakan membuka peluang untuk para pemain luar negeri yang ingin membela Timnas U20 Indonesia.
Pelatih asal Sumatra Barat itu mengaku telah siap memberikan kesempatan kepada pemain keturunan.
"Kita akan memanggil pemain-pemain baru yang daftarnya sudah kita inventaris."
"Kita juga akan memberikan kesempatan kepada anak-anak di luar negeri nanti secara bertahap," ucap Indra Sjafri, dikutip dari laman PSSI.
Lebih lanjut Indra Sjafri juga akan siap untuk membantu mengurus proses pemain keturunan yang ingin membela Timnas Indonesia ke PSSI.
"Terakhir kalau ada pemain yang benar-benar istimewa, yang bagus kualitasnya, dia keturunan (Indonesia) dan mau bermain untuk Indonesia tapi belum memiliki kewarganegaraan Indonesia, kita juga akan mengajukan ke PSSI untuk bisa menjadi bagian dari Timnas Indonesia," ungkap Indra Sjafri.
Hal ini tentu menjadi tekad Timnas U20 Indonesia agar bisa menembus ke Piala Dunia U20 2025.
Optimis Indra Sjafri
Menilik kedalam skuad Timnas U20 Indonesia, Indra Sjafri optimistis dapat mengantarkannya lolos ke Piala Dunia U20 2025 di Chile.
Kepercayaan Indra Sjafri itu dikarenakan saat menangani Timnas U19 Indonesia tahun 2018 nyaris lolos ke Piala Dunia U20 2019.
Kala itu, Timnas U19 Indonesia tinggal selangkah lagi lolos ke Piala Dunia U20 2019, namun kalah 0-2 dari Jepang di babak 8 besar Piala Asia U19 2018.
Dengan skuad yang pernah mencicipi Piala Dunia U17 2023 tentu diharapkan target lolos Piala Dunia U20 2025 mampu tercapai.
"Susunan pemain tentu ada promosi dan degradasi."
"Jadi kami terbuka kepada siapapun pemain termasuk pemain keturunan bila memenuhi kriteria yang kita inginkan termasuk regulasi umur pasti kita berikan kesempatan masuk tim U-20 Indonesia," ucap Indra Sjafri.
"Kami juga terbuka terhadap kritik, semoga persiapan tim U-20 lancar dan meraih hasil terbaik di turnamen-turnamen yang diikuti," tambahnya.
Jika menilik lebih detail para pemain Timnas U17 Indonesia di Piala Dunia U17 2023 ikut menghiasi susunan skuad di Timnas U20 Indonesia saat ini.
Seperti halnya Iqbal Gwijangge, Ji Da Bin, Hugo Samir, Muhammad Kafiatur, Ikram Algiffar, Sulthan Zaky dan Muhammad Nabil Asyura.
Bahkan sang pahlawan Timnas Indonesia di Piala Dunia U17 2023 lalu, yakni Arkhan Kaka juga turut dipanggil.
Daftar 26 pemain Tim U-20 Indonesia di pemusatan latihan Qatar
1. Ji Da Bin, ASIOP
2. Kadek Arel, Bali United
3. Azriel Aimar, Barito Putera
4. Alexandro Felix, Barito Putera
5. Muhammad Iqbal Gwijangge, Barito Putera
6. Muhammad Iqbal S, Bhayangkara FC
7. Ferre Murari, Bhayangkara FC
8. Ramadhan Yusuf, Bhayangkara FC
9. Andrika Fathir, Borneo FC
10. Rizdjar Nurviat, Borneo FC
11. Hugo Samir, Borneo FC
12. Muhammad Kafiatur, Dewa United
13. Muhammad Riski A, Madura United
14. Muhammad Rafly I, Malut United
15. Dony Tri, Persija
16. Muhamad Ibrah, Persija
17. Arlyansyah Abdulmanan, Persija
18. Nathan Fariel, Persija
19. Muhammad Nabil Asyura, Persija
20. Muhammad Syamsul, Persikabo
21. Arkhan Kaka, Persis
22. Rifky Tofani, Malut United
23. Tonci Shouter, PPLP Papua
24. Sulthan Zaky, PSM
25. Muhammad Mufli, PSM
26. Ikram Algiffari, PPLP Sumbar
(Tribunnews.com/Ali)