News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Italia

Uang Kompensasi Pemecatan Paulo Fonseca dari AC Milan, 6 Kali Lipat Lebih Kecil dari Stefano Pioli

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelatih AC Milan asal Portugal Paulo Fonseca bereaksi selama pertandingan sepak bola Seri A Italia antara AC Milan dan Lecce di stadion San Siro di Milan, pada 27 September 2024.

TRIBUNNEWS.COM - Paulo Fonseca benar-benar habis manis sepah dibuang oleh AC Milan. Uang pesangon pemecatannya lebih kecil enam kali lipat dari Stefano Pioli.

Perpisahan AC Milan dengan Paulo Fonseca bak sebuah drama yang berujung sad ending. Pemutusan kerja Paulo Fonseca kabarnya hanya disampaikan melalui pesan teks.

Hari terakhir Paulo Fonseca sebagai pelatih kepala AC Milan telah diwarnai dengan berbagai momen emosional, sekaligus mencerminkan hubungan kompleks antara dirinya dan manajemen klub.

Momen perpisahan ini menjadi kesempatan bagi Fonseca untuk mengucapkan selamat tinggal kepada semua orang di klub, mulai dari pemain, staf, hingga pekerja di tempat latihan.

Pelatih AC Milan, Paulo Fonseca. (Instagram @paulofonseca_oficial)

Fonseca sempat mengunjungi tempat latihan AC Milan untuk mengumpulkan barang-barang pribadinya.

Ia memanfaatkan kesempatan ini untuk berbagi percakapan terakhir dengan semua pihak di klub.

Dalam suasana yang penuh kasih sayang, mantan pelatih AC Milan itu menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dan rasa hormat yang ia terima selama masa jabatannya.

Saat meninggalkan kompleks latihan, Fonseca memberikan pernyataan singkat kepada media dari dalam mobilnya.

"Ya, saya meninggalkan Milan. Ini kehidupan, memang seperti ini," kata Fonseca kepada Sky Sport, dilansir SempreMilan.

"Saya tidak punya beban. Saya telah melakukan apa yang saya bisa."

Pernyataan ini mencerminkan sikap profesionalisme dan penghargaan Fonseca terhadap klub, meskipun situasi perpisahan ini tidak ideal.

Namun, laporan dari Sky Sports juga menyoroti sikap dingin dari pendiri RedBird Capital, Gerry Cardinale, terhadap Fonseca.

Baca juga: Jadwal Piala Super Italia: Inter Milan vs Atalanta, Duel Bapak-Anak di Laga Juventus vs AC Milan

Ucapan terima kasih atas pekerjaan Fonseca hanya disampaikan melalui pesan teks sederhana, yang menegaskan hubungan yang tidak pernah benar-benar hangat antara keduanya.

Hal ini semakin memperjelas bahwa perpisahan ini bukan hanya soal hasil di lapangan, tetapi juga mencerminkan dinamika internal yang kurang harmonis di antara pelatih dan manajemen klub.

Lantas yang menjadi pertanyaan, berapa besaran uang pesangon yang diterima Paulo Fonseca dari AC Milan?

Dilansir dari laman Calciomercato, Fonseca akan menerima pesangon sebesar 8 bulan gaji.

Dengan demikian, Milan hanya perlu membayar €1,7 juta (Rp28 miliar) dari total €2,5 juta (Rp43 miliar) bersih yang seharusnya ia terima musim ini.

Jumlah ini terbilang kecil jika dibandingkan dengan pesangon pemecatan Stefano Pioli, pelatih AC Milan sebelumnya.

Rossoneri, julukan Milan, membayar kompensasi kepada Stefano Pioli setelah memecatnya sebesar Rp173 miliar. 

Ini artinya, uang pesangon pemecatan Paulo Fonseca enam kali lipat lebih kecil dari yang diterima Stefano Pioli.

AC Milan Disebut Pakai Cara Licik

Cara yang ditempuh AC Milan memecat Paulo Fonseca kini mendapatkan sorotan tajam. Rossoneri dianggap mangakali klausul kontrak Paulo Fonseca.

AC Milan diduga ingin memanfaatkan klausul dalam kontrak sang juru taktik demi memangkas pengeluaran uang mereka.

Pada musim panas lalu, Fonseca diikat dengan kontrak selama 3 tahun. Di dalamnya ada klausul yang menyatakan bahwa Fonseca hanya akan menerima sepertiga gaji jika dia dipecat dalam 6 bulan pertama.

Boleh jadi AC Milan sengaja menunggu sampai akhir Desember 2024 buat memecat Fonseca supaya bisa mengaktifkan klausul tersebut.

Pemilihan waktu pemecatan Paulo Fonseca dirasa tidak masuk akal jika dilihat dari sisi teknik.

Soalnya, AC Milan sudah akan tampil di Piala Super Italia pada awal bulan depan. Rossoneri bakal menghadapi Juventus di semifinal pada 3 Januari 2025 di Arab Saudi.

(Tribunnews.com/Giri)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini