Tidak Masuk Bagian Rencana Amorim, Rashford Ingin Main di Barcelona Bersama Lamine Yamal
Penyerang Manchester United, Marcus Rashford mengungkapkan keinginannya bermain bersama Lamine Yamal di Barcelona.
Penulis: Muhammad Nursina Rasyidin
Editor: Suci BangunDS
TRIBUNNEWS.COM - Penyerang Manchester United, Marcus Rashford mengungkapkan keinginannya bermain bersama Lamine Yamal di Barcelona.
Rashford masuk dalam daftar pemain Man United yang dijual Ruben Amorim musim panas ini karena dianggap tidak lagi sesuai dengan skema permainannya.
Oleh karena itu, musim 2024/2025 menjadi pukulan bagi Rashford. Selain jarang mendapatkan menit bermain, ia juga menjalani masa peminjaman ke Aston Villa pada paruh kedua musim.
Ia juga tidak masuk dalam rencana Amorim selama pramusim Manchester United.
Kini, Rashford menjalani sesi latihan mandiri demi menjaga kebugarannya di Spanyol, di tengah spekulasi mengenai masa depannya.
Sejumlah klub papan atas Eropa dikabarkan minat dengan jasanya, termasuk Barcelona.
Dengan begitu, Rashford berpeluang bermain dengan Lamine Yamal, salah satu pemain terbaik Eropa saat ini yang menjadi aktor kunci kesuksesan Barcelona di musim 2024/2025.
Baca juga: Aturan Transfer Pemain Terbaru FIFA Bikin Barca Tak Keluar Duit Boyong Marcus Rashford
Soal Yamal, Rashfrod berharap bisa satu tim dengannya, meskipun saat ini tidak ada progres soal transfernya ke Barcelona.
"Ya tentu saja. Semua orang ingin bermain dengan yang terbaik," kata Rashford kepada influencer Spanyol, Javi Ruiz, dikutip dari BBC.
Semoga saja, kita lihat saja nanti," harapnya.
Di bawah asuhan Hansi Flick, Lamine Yamal yang baru berusia 17 tahun sukses meraih tiga gelar domestik, dan mencapai babak semifinal Liga Champions.
Mulai dari Piala Super Spanyol, Copa del Rey, hingga La Liga Spanyol.
Tak hanya Rashford, berbagai komentar positif pun sudah terucap dari pundit, mantan pesepak bola, rekan setimnya, hingga Hansi Flick yang memuji penampilan Lamine Yamal.
"Sulit untuk mengungkapkan dengan kata-kata apa yang sedang dilakukannya," beber Rashford.
"Dia tidak seharusnya melakukan itu di usia 16-17 tahun. Kita belum pernah melihat itu sebelumnya."
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.