TRIBUNNEWS.COM - Performa gemilang ditunjukkan Marcus Rashford saat membela Barcelona di matchday 1 Liga Champions Eropa menghadapi Newcastle United, Jumat (19/9/2025) di St. James Park.
Bertindak sebagai tim tamu, Barcelona menyapu kemenangan dengan skor tipis 1-2 atas Newcastle United.
El Barca harus berterima kasih kepada Marcus Rashford yang muncul sebagai pahlawan tim.
Ia mencetak kedua gol Barcelona di laga ini dengan mencatatkan namanya di menit ke-58 dan ke-67.
Baca juga: Solidaritas Pemain Buangan MU, Kompak Puji Performa Rashford di Barcelona
Borongan dua gol Rashford itu memiliki catatan membanggakan sekaligus memilukan bagi dua kubu berbeda.
Bagi Rashy, tentu saja gol ini sangat bermakna baginya. Pasalnya ia masih kesulitan mengukir gol bagi Barca di Liga Spanyol.
Dari 4 kali kesempatan bermain, ia belum pernah mencetak gol bagi tim arahan Hansi Flick tersebut.
Ia baru memecah kebuntuan saat tampil di Liga Champions dan menghadapi tim Inggris.
Berhubungan dengan menghadapi tim Inggris barangkali menjadi hal yang mudah bagi Rashford.
Hal itu lantaran ia berasal dari tim Inggris juga sebelum hijrah ke Barcelona dengan status pinjaman musim ini.
Sebelum ke Camp Nou ia bermain bersama Manchester United selama 10 tahun lamanya.
Catatan golnya ke gawang tim Inggris ini yang membuat pilu pihak lainnya.
Adalah klub yang saat ini masih menjadi pemilik sahnya, Manchester United, yang tertimpa apes.
Jumlah gol yang dibuat Rashford ke gawang Newcastle sama seperti jumlah gol yang dibuat seluruh skuad Manchester United di Liga Inggris musim ini.
Bila dilihat dari produktivitas gol, Manchester United memang sudah mencetak 4 gol di Liga Inggris.
Namun 2 dari 4 gol yang ada datang dari gol bunuh diri pemain lawan.
Hanya dua gol saja yang tercipta dari pemain Setan Merah itu sendiri.
Adalah Bryan Mbeumo dan Bruno Fernandes yang membagi dua gol itu secara adil.
Statistik ini tentu menjadi tamparan bagi Manchester United yang digadang sedang dalam proses perbaikan.
Mereka tak kunjung melihat titik terang di tengah susana muram yang menyelimuti tim sejak Sir Alex Ferguson pensium sekira 12 tahun lalu.
Pelatih Ruben Amorim yang digadang bisa membawa revolusi ternyata belum dapat menunjukkan magisnya.
Ia sepertinya masih membutuhkan waktu dan pemain baru lebih banyak untuk memainkan taktik yang dikehendaki.
Namun Liga Inggris tak akan menunggu MU mendapatkan pemain baru.
Jadwal kompetisi akan terus berjalan selepas Liga Champions matchday 1 berakhir.
Manchester United akan langsung merasakan tekanan besar saat menjalani jadwal pekan kelima.
Mereka lagi-lagi akan berhadapan dengan salah satu tim besar Inggris, Chelsea.
Pertandingan antara Manchester United vs Chelsea akan dilaksanakan pada Sabtu, 20 September 2025, pukul 23.30 WIB, di Old Trafford.
Tampil di depan publik sendiri sejatinya menjadi pelecut para pemain mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
Namun dengan keadaan yang ada saat ini, bisa jadi tampil di kandang sendiri malah akan menimbulkan tekanan baru bagi para pemain.
Ruben Amorim dan skuadnya harus membuktikan diri pantas mendapatkan dukungan tak bersyarat dari para penggemar di tengah perjuangan musim ini.
(Tribunnews.com/Guruh)
Baca tanpa iklan