Ringkasan Berita:
- Maarten Paes diprediksi pakar transfer Liga Belanda Cristian Willaert tidak akan jadi kiper utama di Ajax Amsterdam
- Sementara mantan pemain PSM Makassar Anco Jansen menguliti blunder transfer pemain Ajax Amsterdam
- Anco Jansen tidak menyorot kepindahan Maarten Paes melainkan rencana penjualan Josip Sutalo
TRIBUNNEWS.COM - Pergerakan transfer pemain klub Eredivisie Ajax Amsterdam dikuliti mantan pemain PSM Makassar, Anco Jansen. Seputar Maarten Paes?
Bursa transfer pemain Ajax Amsterdam musim dingin Januari 2026 menghebohkan persepakbolaan Tanah Air.
Ajax Amsterdam dilaporkan mengeluarkan dana sekitar satu juta euro atau setara Rp20 miliar untuk memboyong kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes dari FC Dallas.
Hal itu mengacu kabar yang dilansir dari media Belanda, De Telegraaf.
Kesepakatan pun disebutkan sudah terjadi antara pihak Ajax dan FC Dallas untuk Paes yang terikat kontrak di klub Major League Soccer (MLS) itu hingga Desember 2026.
Paes nantinya akan bersaing dengan kiper utama Ajax, Vitzeslav Jaros dan penjaga gawang veteran, Remko Pasveer. Situasi ini membuat Paes dipastikan mesti kerja keras untuk bisa merebut tempat di tim utama di de Godenzonen.
Meski demikian, nama terakhir, yakni Remko Pasveer disebut kian mendekat ke pintu keluar dari Ajax menyusul kedatangan Maarten Paes.
Kehadiran Maarten Paes di Ajax Amsterdam, memicu banyak reaksi pengamat transfer Liga Belanda. Satu di antaranya adalah Cristian Willaert.
Cristian Willaert memprediksi bahwa penjaga gawang berusia 27 tahun itu tidak akan mendapatkan tempat utama di Ajax. Dia akan menjadi opsi kedua atau bahkan ketiga di posisi penjaga gawang.
"Saya pikir ini langkah yang mengejutkan dari Ajax," buka Willaert, dikutip dari laman ESPN.
"Ini juga musim terakhir Remko Pasveer. Joeri Heerkens (kiper Jong Ajax-red.) adalah prospek besar, tetapi dia sedang kesulitan. Dilihat dari perspektif itu, tidak mengherankan jika Ajax mencari kiper tambahan."
Baca juga: Gabung Ajax Amsterdam, Maarten Paes Langsung Berpelung Jadi Kiper Nomer 1 di Johan Cruyff Arena
Dalam pandangan Cristian Willaert, Ajax membutuhkan sosok penjaga gawang baru. Maarten Paes, menurut kacamata Willaert, tidak cukup menyakinkan sebagai pilihan utama.
"Saya rasa dia (Paes-red)tidak akan menjadi kiper nomor satu Ajax. Mereka akan melihatnya sebagai pilihan kedua yang berpengalaman, di belakang kiper pilihan utama baru yang masih perlu direkrut," terangnya berikan penilaian.
Versi Eks PSM
Sementara mantan pemain PSM Makassar, Anco Jansen, juga menguliti pergerakan transfer Ajax Amsterdam.
Sebagai informasi, Anco Jansen hanya bertahan beberapa waktu di PSM Makassar.
Meski demikian, pemain yang berposisi sebagai penyerang ini cukup kenyang pengalaman di Liga Belanda.
Beberapa klub kasta tertinggi di Belanda pernah dia perkuat seperti PEC Zwolle, FC Groningen, hingga NAC Breda.
Tak jarang di masa pensiunnya ini, Anco Jansen kerap diundang sebagai pundit untuk mengamati perkembangan Eredevisie, termasuk aktivitas transfer Ajax.
Anco Jansen menyebut ada satu blunder transfer pemain yang dilakukan klub elite Liga Belanda tersebut. Namun bukan Maarten Paes, melainkan Josip Sutalo.
Bek asal Kroasia ini didatangkan dari Dinamo Zagreb pada 2023 lalu lewat mahar mencapai Rp400 miliar.
Tetapi kini situasinia berbeda. Ajax ingin segera menguangkan bek berusia 25 tahun ini di jendela transfer musim dingin 2026.
Dia dibanderol Rp300 miliar, atau lebih sedikit dari jumlah uang yang dikeluarkan klub saat mendatangkan Josip Sutalo.
Anco Jansen tidak secara terbuka menyebut apa yang dilakukan Ajax merupakan sebuah blunder. Tetapi Josip Sutalo pernah ditawar oleh sebuah klub saat masih bermain di Ajax mencapai Rp600 miliar, tetapi klub tidak melepasnya.
"Sekarang kita tahu bahwa Ajax bersedia menjualnya dengan tawaran 15 juta Euro dan karena itu bersedia menanggung sedikit kerugian," buka Anco Jansen, dikutip dari laman Voetbalzone.
"Padahal musim panas lalu, Ajax sempat mendapatkan tawaran 30 juta Euro untuknya (Josip Sutalo-red)."
"Tetapi tidak bisa disangkal bahwa situasi SUtalo akhir-akhir ini juga buruk," tegas Anco Jansen, di mana Josip Sutalo baru dimainkan sebanyak 11 kali oleh Ajax, dan itupun bukan sebagai starter.
(Tribunnews.com/Giri)
Baca tanpa iklan