News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Italia

Dongeng Como di Zona UCL Lebih Seru Ketimbang Koar-koar AC Milan Scudetto

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

AC MILAN MEMBOSANKAN - Pemain AC Milan, Rafael Leao, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Parma pada pertandingan pekan ke-12 Liga Italia 2025/2026 menghadapi Parma di Stadio Ennio Tardini pada Minggu (9/11/2025). Como 1907 lebih epic dalam persaingan zona UCL ketimbang AC Milan yang terus-menerus berkoar jadi kandidat Scudetto. (Instagram Milan - 9/11/2025)

Ringkasan Berita:

  • Como 1907 lebih fantastis dalam perjuangannya di zona UCL ketimbang berbicara peluang AC Milan Scudetto
  • AC Milan mengalami inkonsistensi berupa kekalahan atas Lazio setelah memenangkan Derby della Madonnina
  • Sementara Como 1907 berpeluang besar mentas di Liga Champions musim depan melihat posisinya di peringkat empat besar klasemen Serie A 

TRIBUNNEWS.COM - Perjuangan Como 1907, klub Serie A yang dimiliki pengusaha asal Indonesia, Hartono Bersaudara, lebih seru melihat sepak terjangnya berjibaku di zona Liga Champions ketimbang AC Milan.

Padahal, AC Milan menjadi satu-satunya pesaing paling memungkinkan untuk menjegal Inter Milan Scudetto 2025/2026.

Namun melihat tren performa, Como lebih menarik ketimbang AC Milan, meski tim Merah-Hitam berulang kali mengatakan target mereka bukan menjuarai Serie A melainkan mengamankan tiket lolos ke Liga Champions.

Como menembus zona Liga Champions pada pekan lalu dan di pekan ini Como berhasil mempertahankan posisi mereka di zona elite tersebut.

BERTEPUK TANGAN - Para pemain Como 1907 berterimakasih kepada suporter setelah melakoni laga perdana Serie A musim 2024/2025. (Instagram Como 1907)

Pada pekan ini, Como berhasil mengalahkan AS Roma dengan skor 2-1 di Stadion Giuseppe Sinigaglia.

Meski sempat tertinggal 0-1 lebih dulu lewat Donyell Malen, Como bisa membalas lewat Anastasios Douvikas dan Diego Carlos.

Kemenangan 2-1 itu membuat Como telah menorehkan empat kemenangan beruntun sejauh ini.

Dengan empat kemenangan beruntun itulah, Como bisa menapak naik ke zona Liga Champions.

Saat ini, Como duduk di peringkat keempat dengan koleksi 54 poin. Mereka unggul satu angka atas Juventus yang ada di posisi kelima dan kini mencatatkan selisih tiga poin dari Roma yang ada di posisi keenam.

Sebagai klub, Como memang mencatat hasil spektakuler. Setelah promosi di musim 2023/2024, Como duduk di peringkat ke-10 pada musim lalu.

Catatan hebat Como itu kemudian meningkat di musim ini. Como bukan hanya sekadar punya target bertahan di Serie A melainkan kini berpeluang besar lolos ke kompetisi Eropa.

Baca juga: Sorotan Hasil Liga Italia AC Milan dan Como, Allegri Tidak Pikirkan Scudetto

AC Milan Lebih Dekat ke Juventus Ketimbang Inter Milan

Hasil buruk diraih AC Milan setelah memenangi Derby della Madonnina. Alih-alih menjaga konsistensi, Rossoneri justru menelan kekalahan atas Lazio 1-0 di Olimpico Stadium pada giornata 29 Serie A, Senin (16/3) dini hari WIB.

Kekalahan tersebut membuat jarak Rossoneri dengan Inter di puncak klasemen semakin melebar.

Hasil ini juga memicu berbagai analisis mengenai peluang Milan dalam perburuan gelar. Salah satu komentar datang dari mantan gelandang Rossoneri, Massimo Ambrosini.

Massimo Ambrosini memberikan pandangannya saat menganalisis pertandingan tersebut di studio DAZN. Ia menilai kekalahan ini membuat peluang Milan dalam perburuan Scudetto semakin berat.

“Bukan tidak mungkin untuk kembali ke dalam perburuan Scudetto, tetapi setelah apa yang terjadi malam ini, tentu saja itu menjadi sangat sulit," ujar Ambrosini.

Menurut Ambrosini, posisi AC Milan saat ini bahkan lebih dekat Juventus dalam perburuan zona UEFA Champions League (UCL), daripada ke puncak klasemen.

AC Milan yang berjarak 8 poin dari Inter Milan, menduduki peringkat kedua klasemen sementara berbekal 60 poin.

Rossoneri justru secara gap poin lebih dekat ke Juventus yang 'hanya' 7 angka di peringkat kelima.

“Seperti keadaan sekarang, Milan lebih dekat ke posisi kelima daripada ke posisi pertama.”

Lebih lanjut, Ambrosini menambahkan bahwa fokus utama tim kini seharusnya berubah. Menurutnya, Milan perlu memastikan mereka tetap berada di jalur menuju Liga Champions musim depan.

“Sekarang, lebih dari sebelumnya, terlepas dari komentar dan proyeksi apa pun, tim Allegri harus fokus untuk mengamankan kualifikasi Liga Champions musim depan," tutupnya.

(Tribunnews.com/Giri)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini