Ringkasan Berita:
- Duel Persik Kediri vs Persijap Jepara pada pekan ke-26 Super League, Senin (6/4/2026) sore WIB berakhir imbang 0-0. Persik dominan, tapi gagal mencetak gol karena pertahanan solid tim tamu.
- Persik buang dua peluang emas: gol Enrique dianulir offside dan penalti yang gagal dieksekusi.
- Hasil ini membuat Persik di posisi 12, sementara Persijap masih dekat zona degradasi, persaingan papan bawah makin ketat.
TRIBUNNEWS.COM - Persik Kediri dan Persijap Jepara harus berbagi satu poin saat berduel pada pekan ke-26 Super League (6/4/2026) sore WIB.
Berlangsung di Stadion Brawijaya Kediri, duel Persik vs Persijap Jepara berakhir dengan skor imbang 0-0.
Pada laga ini sejatinya Persik Kediri mendominasi jalannya laga sementara tim tamu hanya mengandalkan skema serangan balik namun lini pertahanannya solid.
Persik memiliki dua peluang emas untuk menang, pertama lewat gol Jose Enrique pada menit ke-28 yang dianulir karena offside.
Kemudian Enrique kembali memiliki peluang pada menit 57 melalui eksekusi titik putih. Namun tembakan penaltinya masih mampu diantisipasi kiper Sendri Johansah.
Hasil imbang ini membuat Persik Kediri tertahan di peringkat ke-12 dengan 30 poin.
Sementara Persijap juga tetap di urutan ke-14 dengan 22 poin.
Kondisi ini membuat persaingan di zona merah degradasi Super League masih sengit.
Meski berada di zona aman, Persijap hanya berjarak satu poin dari Persis Solo (urutan 16) dan dua poin dari Madura United dan Semen Padang (di zona merah).
Dengan menyisakan 8 pertandingan sisa di putaran kedua, setiap laga bakal menjadi final bagi tim-tim papan bawah.
Baca juga: Hitung-hitungan Poin Persib Juara Super League 2025/2026: Jalan Menuju Hattrick Penuh Tantangan
Jalannya Pertandingan
Persik Kediri membuka pertandingan dengan langsung mendominasi pemainan.
Sementara tim tamu hanya mengandalkan kekuatan transisi serangan balik cepat di awal babak pertama.
Persik memiliki peluang lewat sepakan keras Jon Toral dari second line pada menit ke-7, namun arahnya masih melebar di sisi kanan gawang Sendri Johansah.
Persik Kediri sejatinya berhasil pecah telur pada menit ke-28 setelah sontekan Jose Enrique menjebol gawang Persijap Jepara.
Berawal dari situasi tendangan bebas, Enrique yang berada di tiang jauh langsung menjebol gawang Sendri Johansah.
Namun gol tersebut dianulir oleh wasit karena Enrique berada dalam posisi offside.
Hingga turun minum, Persik tampak masih kesulitan menembus pertahanan Persijap.
Sementara serangan balik tim tamu juga belum begitu mengancam.
Duel babak pertama Persik vs Persijap berakhir dengan skor imbang 0-0.
Berlangsung di babak kedua, duel keduanya masih berlangsung sengit.
Bahkan terdapat beberapa momen kedua tim saling terlibat pelanggaran keras dan drama-drama intrik di tengah lapangan.
Persi Kediri sejatinya mendapat hadiah penalti pada menit ke-57 setelah Najeeb Yakubu kedapatan handsball di kotak terlarang.
Namun Jose Enrique yang menjadi algojo gagal mengeksekusinya, sepakannya mampu diantisipasi dengan kiper Sendri Johansah.
Sehingga skor imbang 0-0 masih terjaga.
Hingga menit ke-78, baik Persik maupun Persijap masih sama-sama menemui kebuntuan.
Laga ini juga sering kali dihentikan oleh wasit karena banyaknya terjadi pelanggaran di atas lapangan.
Tak ada tambahan gol yang tercipta hingga akhir pertandingan, duel Persik Kediri vs Persijap Jepara berakhir dengan skor imbang 0-0.
Susunan Pemain
- Persik Kediri (4-3-3)
Leo Navacchio (GK); Chechu Meneses, Muhammad Firly, Rendy Sanjaya, Hamra Hehanussa; Jon Toral, Bayu Otto, Imanol Garcia; Supriadi, Jose Enrique, Ernesto Gomez.
Pelatih: Marcos Reina
- Persijap Jepara (4-5-1)
Sendri Johansah (GK); Aly Ndom, Diogo Brito, Firman Ramadhan, Najeeb Yakubu; Buyung Lessy, Borja Martinez, Wahyudi Hamisi,
Alexis Gomez, Lucas Morelatto; Carlos Franca.
Pelatih: Mario Lemos
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)
Baca tanpa iklan