News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Coppa italia

Hasil Final Coppa Italia: Inter Milan Juara, Lautaro Martinez Dirayu agar Tak Marah

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PERAYAAN JUARA - Selebrasi ankat trofi Coppa Italia 2025/2026 setelah Inter Milan mengalahkan Lazio pada laga final yang berakhir dengan skor 2-0 di Olimpico Stadium, Roma, Kamis (14/5) dini hari WIB.

Ringkasan Berita:

  • Inter Milan juara Coppa Italia 2025/2026 seusai kalahkan Lazio 2-0 di Olimpico, Roma
  • Lautaro Martinez dirayu Denzel Dumfries untuk tidak marah kepadanya
  • Lautaro Martinez menjadi salah satu pencetak gol kemenangan, sementara Denzel Dumfries sebagai MVP Final Coppa Italia

 

TRIBUNNEWS.COM - Lautaro Martinez 'dirayu' Denzel Dumfries untuk tak marah kepadanya setelah bahu-membahu bawa Inter Milan juara Coppa Italia 2025/2026.

Kepastian Inter Milan juara Coppa Italia didapat setelah mengalahkan Lazio 2-0 di Olimpico Stadium, Roma, Kamis (14/5) dini hari WIB.

Dua gol Inter Milan terjadi pada babak pertama melalui gol bunuh diri Adam Marusic pada menit ke-14 serta Lautaro Mertinez menit ke-35.

Pada babak kedua, Nerazzurri tak mengendurkan serangan meski mendapat perlawanan dari Lazio yang juga kesulitan untuk mencetak gol.

Kemenangan ini memastikan Inter Milan merebut trofi keduanya musim ini setelah sebelumnya berhasil mengamankan scudetto.

Inter Milan masih menjadi tim tersukses kedua yang berhasil meraih gelar Coppa Italia dengan 10 trofi, tepat di belakang Juventus dengan 15 trofi.

Selain itu, hasil ini cukup positif bagi Cristian Chivu di tahun pertamanya sebagai pelatih kepala Inter Milan.

Pasca-pertandingan, Lautaro Martinez dan Denzel Dumfries memiliki sesei wawancara. Dalam pernyataan Lautaro Martinez, dia memberikan nilai 10 dari 10 untuk kinerja Cristian Chivu.

Baca juga: Hasil Pertandingan Bola Tadi Malam: Inter Milan & PSG Juara, Man City Teror Arsenal, Barcelona KO

"Ini sangat berarti, karena tidak mudah setelah apa yang terjadi musim lalu, untuk kembali ke jalur yang benar, tetapi kami berhasil menjalani musim yang benar-benar luar biasa. Kami menunjukkan hasil, performa, dan intensitas yang baik, jadi saya bangga bahwa kami mengakhiri musim dengan trofi lain yang sangat berarti,” kata Lautaro Martinez kepada SportMediaset.

“Kami akan memberi Chivu nilai 10 dari 10, karena dia sangat membantu kami,” tambah striker berjuluk El Toro, yang juga menjabat kapten Inter Milan.

Kecuali di Liga Champions, dominasi Inter Milan di kompetisi domestik memang tak perlu diragukan. Faktanya, Nerazzurri menjadi kesebelasan paling banyak mencetak gol di Serie A musim ini, lewat 85 lesakan.

“Selalu ada banyak pembicaraan tentang Inter, tetapi Anda harus melihat apa yang telah kami raih selama bertahun-tahun. Kami harus tetap berpegang pada jalur kami, ini adalah trofi lainnya," lanjut striker yang dipanggil timnas Argentina untuk Piala Dunia 2026.

Lautaro Martinez Digoda

Sementara Denzel Dumfries yang dinobatkan sebagai MVP di laga Final Coppa Italia 2025/2026, tidak banyak memberikan respons. 

Hanya saja penggawa timnas Belanda ini berani menggoda sang kapten, Lautaro Martinez.

“Saya senang, ini adalah periode yang sulit, saya senang bisa kembali dan membantu rekan-rekan setim saya," aku pemain yang memiliki perseteruan keras dengan eks AC Milan, Theo Hernandez.

Dumfries yang musim ini dominan berada di bench cadangan karena mengalami cedera, 'merayu' Lautaro Martinez untuk tak marah kepadanya.

Maklum, Dumfries merupakan pemberi banyak assist untuk gol-gol Lautaro Martinez di musim 2024/2025.

Baca juga: AC Milan Panen Duit Rp2 Triliun, Rossoneri Pecahkan Rekor Transfer di Tengah Ancaman Gagal Lolos UCL

Namun musim ini, Dumfries yang berposisi sebagai wingbek kanan, baru mengkreasikan dua assist, satu di antaranya pada laga Final Coppa Italia untuk gol Lauti, panggilan Lautaro Martinez.  

"Saya senang bisa membantu Lauti, yang marah kepada saya karena tidak memberinya banyak assist musim ini," kata Dumfries sembari tertawa.

"Jadi, mohon jangan marah kepadaku," katanya menambahkan sembari menatap kapten timnya itu.

Praktis setelah double winner diraih, Inter Milan masih menyimpan sepasang laga sisa di Serie A.

Nerazzurri dijadwalkan melawan Hellas Verona (17/5) dan ditutup kontra Bologna pada (24/5).

(Tribunnews.com/Giri)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini