Ringkasan Berita:
- Drama Gila Menit Akhir! Sundulan maut di masa injury time sukses buat seisi stadion terdiam membisu.
- Hitungan Matematika Juara! Persib kini hanya butuh hasil sepele ini demi pesta angkat trofi.
- Igor Tolic Buka-Bukaan! Sang asisten bongkar taktik rahasia yang bikin lawan mendadak kena mental.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Persib Bandung kian dekat dengan trofi juara Super League 2025/2026. Kemenangan dramatis 1-2 atas PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Minggu (17/5/2026), membuat Maung Bandung kini hanya membutuhkan satu poin tambahan untuk mengunci gelar juara.
Skenario juara ini bisa langsung dipastikan saat Persib menjamu Persijap Jepara pada 23 Mei mendatang.
Langkah Persib kian diuntungkan setelah pesaing terdekat mereka di posisi kedua klasemen, Borneo FC, ditahan imbang 0-0 oleh Persijap Jepara pada pertandingan lainnya.
Drama Menit Akhir di Parepare
Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Persib Bandung membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-32 melalui sepakan Thom Haye. Namun, tuan rumah PSM Makassar merespons di babak kedua dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat aksi Yuran Fernandes pada menit ke-53.
Saat laga tampak akan berakhir imbang, sebuah momentum mikro-visual terjadi di masa injury time. Pada menit ke-90+7, Julio Cesar memenangi duel udara dan melepaskan sundulan terarah yang membobol gawang PSM, mengubah skor menjadi 2-1 tepat sebelum wasit meniup peluit panjang.
Baca juga: Hasil Super League: Dijegal Persijap 0-0, Harapan Borneo FC Gagalkan Hattrick Persib Meredup
Pengakuan Igor Tolic Soal Mentalitas Tim
Asisten pelatih Persib, Igor Tolic, mengakui taktik dan perlawanan sengit dari tuan rumah sempat membuat timnya kesulitan, terutama sepanjang paruh pertama pertandingan.
"Ini pertandingan yang sulit, seperti yang saya bilang kemarin. Kami datang ke sini menghadapi lawan yang siap bermain dan memberikan kemampuan terbaik mereka," ujar Igor Tolic seusai laga.
"Kami cukup kesulitan sepanjang babak pertama, tetapi gol Thom Haye membantu kami untuk menstabilkan permainan," katanya menambahkan.
Secara khusus, pelatih asal Kroasia tersebut memuji ketahanan mental anak asuhnya yang terus menekan hingga detik terakhir. Menurutnya, determinasi di menit-menit krusial ini telah menjadi identitas yang melekat pada tubuh skuad Maung Bandung.
"Di akhir laga, kami sudah terbiasa dengan hal ini dalam tiga tahun terakhir. Kami bermain sampai detik terakhir dan biasanya kami berhasil melakukan sesuatu, mencetak gol, lalu menang," ucap Igor tegas.
Baca juga: Timnas Iran dan FIFA Akhirnya Tatap Muka, Sambutan Cerah ke Tim Melli di Piala Dunia 2026
Satu Langkah Menuju Tangga Juara
Igor juga memberikan apresiasi kolektif kepada seluruh komponen tim yang menunjukkan performa maksimal, baik pemain inti maupun yang memulai laga dari bangku cadangan.
"Selamat untuk semua pemain. Baik yang berada di bangku cadangan maupun yang ada di lapangan. Siapa pun yang bermain telah memberikan yang terbaik," ujarnya.
Kini, fokus Persib sepenuhnya beralih ke laga kandang berikutnya untuk memastikan trofi juara musim ini resmi menjadi milik publik Bandung.
"Saya berharap kami bisa meraih hasil yang baik di pertandingan berikutnya dan memenangkan liga," pungkas Igor.
Baca tanpa iklan