News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Piala Dunia 2026

Jonathan David di Piala Dunia 2026: Warisan John Herdman dan The Iceman yang Tetap Dingin

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

JONATHAN ICEMAN DAVID - Penyerang Kanada Jonathan David (tengah) mengikuti sesi latihan di tempat latihan Umm Salal SC di Doha pada 22 November 2022, menjelang pertandingan Grup F Piala Dunia Qatar 2022 antara Belgia dan Kanada. Mengenal striker timnas Kanada di Piala Dunia 2026, Jonathan David yang memiliki julukan The Iceman.

Ringkasan Berita:

  • Jonathan David, striker andalan timnas Kanada di Piala Dunia 2026 yang memiliki julukan The Iceman
  • Julukan The Iceman untuk Jonathan David diberikan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
  • Kanada selaku host Piala Dunia 2026, tergabung di Grup B bersama Bosnia and Herzegovina, Swiss, dan Qatar

TRIBUNNEWS.COM - Jesse Marsch sebagai pelatih memang belum mengumumkan skuad final timnas Kanada untuk Piala Dunia 2026. Namun nama Jonathan David nyaris mustahil untuk tersingkir.

Penyerang berusia 26 tahun tersebut tengah menjalani periode yang sulit sejak bergabung ke Juventus.

Pada musim 2025/2026, Jonathan David telah memainkan 45 pertandingan bersama Bianconeri, julukan Juventus, di lintas kompetisi dengan sumbangan delapan gol dan lima assist.

Statistik ini bukan angka yang memuaskan sebagai seorang striker. Tetapi kualitas sesungguhnya yang dimiliki pemain berjuluk "The Iceman", membuatnya menjadi andalan utama timnas Kanada pada Piala Dunia 2026.

Sebagai perbandingan saja, tepatnya musim 2024/2025 saat David masih bermain untuk LOSC Lille, dia menciptakan 25 gol dan 12 assist dalam 49 laga.

Ini menjadi bukti yang sesungguhnya dari Jonathan David, yang sempat juga menjadi rebutan duo Milan, sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan ke Juventus.

Menjelang Piala Dunia 2026 yang digulirkan 12 Juni mendatang, di mana Kanada 5tergabung di Grup B bersama Bosnia, Swiss, dan Qatar, menjadi kesempatan bagi Jonathan David memulihkan ketajamannya.

Namun yang pantas dicungi jempol dari seorang Jonathan David adalah sikapnya. Saat ini dia tidak terganggu atau bahkan panik akan kondisinya yang sulit mencetak gol.

“Kita semua tahu Piala Dunia semakin dekat,” kata David, dikutip dari laman The Athletic.

“Setiap pertandingan yang akan datang menjadi semakin penting. Tapi bagi saya, mencetak gol bukanlah prioritas," sambung striker berusia 26 tahun.

"Prioritasnya adalah tim menang dan menampilkan performa yang baik. Dan saya tahu bahwa jika saya tampil baik dan melakukan hal yang benar di lapangan, peluang akan datang. Terserah saya untuk menyelesaikannya.”

Sikapnya yang tenang, sejalan dengan julukannya sebagai The Iceman.

Baca juga: Viktor Gyokeres, Garda Terdepan Pengawal Mimpi Swedia di Piala Dunia 2026

Fakta Julukan The Iceman

Julukan Manusia Es atau The Iceman, disematkan kepada Jonathan David. Dia memperolehnya dari pelatih timnas Kanada terdahulu, yang kini membesut Timnas Indonesia, John Herdman.

Dalam pengakuan Jonathan David, Herdman adalah sosok pelatih paling krusial dalam kariernya sebagai pesepak bola.

"John (Herdman-red) datang dan mengubah segalanya,” jelas David, dikutip dari laman SharpMegazine.

“Dia mengubah cara berpikir kami. Kami memiliki banyak pemain bagus di negara ini, tetapi John membantu kami percaya pada diri sendiri. Ini telah menjadi persaudaraan, di mana setiap pemain ingin berjuang untuk satu sama lain.”

Julukan The Iceman yang diberikan Herdman, didasarkan kepada pribadi dan sosok seorang Jonathan David.

Penyerang Juventus ini memiliki pembawaan yang kalem, termasuk di atas lapangan pertandingan. Lazimnya, seorang goal getter memiliki karakter yang ekspresif dan menggebu-gebu seperti Zlatan Ibrahimovic.

Tetapi Jonathan David berbeda. Dalam pemahamannya, sebagai striker, pemain kelahiran New York 14 Januari 2000 ini, justru mengharuskan dirinya tetap tenang dalam situasi apapun.

“Saya suka menganggap diri saya sebagai seseorang yang selalu tenang,” kata David sambil tertawa.

“Sebagai seorang striker, seseorang yang diandalkan untuk mencetak gol, saya pikir kualitas itu sangat berguna."

"Saya tidak pernah terlalu bersemangat dalam suatu situasi, dan itu juga berlaku di luar lapangan. Saya cukup pendiam dalam kehidupan nyata; saya selalu berhati-hati dalam berbicara.” 

Untuk mengembalikan performanya, Jonathan David terus mengasah kemampuannya dalam mencetak gol.

Tidak peduli di mana dia diposisikan, Jonathan David akan bermain semaksimal mungkin bagi timnas Kanada.

“Saya harus percaya pada prosesnya dan terus melakukan hal yang sama seperti biasa: berlatih setelah latihan, memastikan setiap tembakan yang Anda lakukan adalah tembakan yang serius," akunya mengakhiri.

(Tribunnews.com/Giri)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini