News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gerhana Matahari

Berkat Google Promosikan Gerhana, Dunia Palingkan Perhatian ke Indonesia

Editor: Fajar Anjungroso
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Warga menyaksikan fenomena alam Gerhana Matahari di Pantai Terentang, Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, Rabu (9/3/2016). Gerhana matahari total di Pantai itu berlangsung selama 1,5 menit dan terjadi antara pukul 06.22 WIB Hingga pukul 08.35. BANGKA POS/RESHA JUHARI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Situs nomor satu dunia, Google ikut mempromosikan Pesona Gerhana Matahari Total (GMT) 2016.

Peran Google telah menyihir masyarakat di seluruh dunia untuk memusatkan perhatian mereka ke Indonesia.

Demam gerhana matahari terjadi bukan hanya di DKI Jakarta, tapi khususnya melanda kota-kota yang mengalami langsung peristiwa yang terjadi 350 tahun sekali itu.

Tentu ini bukan karena sesuatu yang simple, karena mesin pencari terbesar di dunia ini mengangkat secara khusus gerhana dengan istilah hanya satu-satunya negara di muka bumi ini yang dilalui fenomena alam 350 tahun sekali itu.

Seperti sering disampaikan Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, ada tiga hal menarik dari gerhana matahari, sehingga harus dipromosikan secara besar-besaran di berbagai belahan bumi.

"Pertama, ini peristiwa langka yang terjadi 3,5 abad sekali di titik yang sama. Kedua, ini hanya terjadi di Indonesia, persisnya di 12 provinsi. Ketiga, kemenpar mengkoordinasi 100 event untuk menyambutnya," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini