News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Facebook Klaim Rogoh Kocek Rp 1,45 Triliun untuk Majukan UMKM di Seluruh Dunia

Penulis: Brian Priambudi
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Brian Priambudi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Memasuki dunia ekonomi digital, Facebook sebagai platform media sosial terbesar turut berperan aktif membantu pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Director of Small and Massive Bussiness (SMB) Facebook Wilayah Asia Tenggara, Sarita Singh mengatakan UMKM ikut berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi.

"Kami melihat ada dampak yang ditimbulkan dengan adanya UMKM ini. Tools yang ada di Facebook juga secara spesifik membantu program ini, seperti (tool facebook) bisnis," ujar Sarita di Kantor Facebook Indonesia, Jakarta, Selasa (21/8/2018).

Melihat besarnya prospek yang dimiliki UMKM, Head of Emerging Business and SMB Indonesia and Philippines, Ferdy Nandes mengatakan pihaknya telah mengeluarkan dana sebesar USD 1 miliar atau setara dengan Rp 1,45 triliun untuk pembangunan UMKM secara global.

"Itu untuk global dan salah satunya di Indonesia. Dana tersebut untuk program pelatihan yang kita lakukan melatih lebih dari 15.000 UMKM pada lebih dari 20 kota. ini program yang kita lakukan, makanya kita butuh investasi," ujar Ferdy dikesempatan yang sama.

Baca: Facebook Siapkan Tim Khusus Antisipasi Kampanye Pilpres 2019 di Media Sosial

Ferdy menjelaskan pelatihan 15.000 UMKM tersebut berbentuk edukasi yang diajarkan secara online maupun offline dengan bekerja sama dengan delapan mitra edukasi.

Salah satu edukasi yang diberikan antara lain adalah cara yang tepat dalam beriklan pada produk sehingga dapat tersampaikan kepada pelanggan secara tepat.

"Jadi keliling Indonesia mulai dari Sumatera sampai Jawa. Kami ajarkan bagaimana menggunakan Facebook dan Instagram untuk beriklan. Beberapa UMKM sukses menggunakan Facebook untuk melakukan bisnis," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini