News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

eSports

PUBG Mobile di China Dirilis Ulang, Ganti Nama Jadi 'Game for Peace'

Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Setelah mengalami banyak polemik di Cina, Tencent selaku pihak pengembang gim PUBG Mobile akhirnya mengubah nama menjadi Game for Peace

Setelah mengalami banyak polemik di China, Tencent selaku pihak pengembang gim PUBG Mobile akhirnya mengubah nama menjadi Game for Peace

TRIBUNNEWS.COM - Setelah menyerah mempertahankan gim berjenis battle royale versi mobile miliknya, pengembang PUBG Mobile akhirnya beralih menjadi Game for Peace.

Tencent selaku pengembang gim tersebut mengganti nama beserta beberapa pengurangan dalam permainan dikarenakan pengajuan monetasi ke pemerintah China  berjalan tidak sesuai rencana.

Pemerintah China membatasi industri gaming terutama jika gim tersebut berkaitan dengan kekerasan, seksualitas, atau perjudian.

Baca: Daftar Harga Smartphone Vivo Terbaru Terlengkap di Mei 2019, Cek Spesifikasi dan Varian Warnanya

Baca: Hanya Rp 3 Jutaan, Ini Rekomendasi Smartphone Android Terbaik di Kuartal Pertama Tahun 2019

Game for Peace mengambil tema anti-terorisme, berbeda dengan PUBG yang bertemakan peperangan.

Gim tersebut mendapatkan persetujuan dari pemerintah setempat pada April lalu.

Meskipun berbeda nama, gim tersebut memiliki gameplay yang tidak jauh berbeda dengan PUBG Mobile yang sempat dilarang di China.

Dikutip dari GridGames, gameplay, latar belakang game, desain grafis, dan karakternya hampir semuanya mirip dengan PUBG.

Baca: Smartphone Android Terbaik di Kuartal Pertama Tahun 2019, dari Xiaomi hingga Samsung

Hal tersebut dikatakan oleh Cui Chenyu, analisis Game IHS Markit.

Banyak juga komentar serupa yang terlontar oleh beberapa mantan pemain PUBG Mobile yang saat ini bermain Game of Peace di media sosial Weibo.

Meskipun banyak kesamaan, tapi  tetap saja game tersebut berbeda, terutama soal konten sensitif seperti ditiadakannya darah dalam gim ini.

Jika gim PUBG Mobile saat menembak musuh akan keluar percikan darah, maka Game for Peace tidak mengeluarkan darah sama sekali.

Bahkan animasi saat musuh mati tidak terlihat di gim ini.

Musuh yang ditembak mati tersebut justru akan bangkit dan melambaikan salam perpisahan.

Tencent selaku pengembang menegaskan, kedua game tersebut memiliki genre yang berbeda.

Baca: Awal Mei, Infinix Siap Meluncurkan 2 Smartphone Baru

Mereka mendeskripsikan gim ini sebagai gim yang penuh dengan taktik yang ditujukan sebagai penghormatan bagi angkatan udara China.

Pendapatan gim ini diprediksikan hingga 8 hingga 10 miliar Yuan atau sekitar Rp 17 miliar hingga Rp 21 miliar.

Prediksi tersebut dilontarkan oleh analis investasi di China Renaissance.

Baca: Pria Ini Kaget Istri Mudanya Minta Cerai karena Minta Istrinya Itu Berhenti Main PUBG

Taksiran tersebut dilihat dari kesuksesan PUBG Mobile sebelumnya yang memiliki rata-rata 70 juta pengguna aktif dalam sehari.

(Tribunnews.com/ Renald)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini