TRIBUNNEWS.COM - YouTube resmi meluncurkan fitur baru bernama YouTube Recap, yang menyajikan rangkuman aktivitas pengguna selama satu tahun terakhir.
Fitur ini tersedia mulai 1 Desember 2025 dan bisa diakses melalui aplikasi iPhone serta versi web YouTube.
Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh situs teknologi MacRumors.com.
Kehadiran YouTube Recap menjadi bagian dari tren akhir tahun yang sudah lebih dulu dipopulerkan oleh platform lain.
Sebelumnya, pengguna sudah mengenal Spotify Wrapped dan Apple Music Replay yang menyajikan ringkasan kebiasaan mendengarkan musik.
Kini, giliran YouTube yang menampilkan versi rekap berbasis riwayat tontonan penggunanya.
Dalam YouTube Recap, pengguna dapat melihat berbagai data menarik, seperti kanal yang paling sering ditonton, jenis konten yang paling diminati, serta topik favorit sepanjang tahun 2025.
Selain itu, bagi pengguna yang banyak mendengarkan musik melalui YouTube atau YouTube Music, tersedia juga daftar artis dan lagu yang paling sering diputar selama satu tahun terakhir.
YouTube tidak hanya memberikan data, tetapi juga menyajikannya dalam format visual yang menarik dan mudah dipahami.
Pengguna dapat membagikan hasil YouTube Recap mereka ke media sosial seperti Instagram dan TikTok, sehingga pengalaman personal ini bisa ditunjukkan kepada teman maupun pengikut mereka.
Fitur YouTube Recap saat ini baru tersedia untuk pengguna di Amerika Serikat dan Kanada.
Baca juga: Kenangan Ibunda Tentang Alvaro: Suka Reels YouTube dan Ingin Jadi Pilot
Meski begitu, YouTube menyatakan bahwa fitur ini akan mulai diluncurkan ke negara-negara lain dalam minggu yang sama.
Pengguna dapat mengaksesnya langsung dari halaman utama YouTube di web, atau dengan mengetuk tab “You” di aplikasi YouTube pada perangkat iOS dan Android.
Peluncuran YouTube Recap ini menunjukkan bagaimana platform digital semakin fokus pada pengalaman personal dan interaktif.
Dengan melihat kebiasaan menonton dalam satu tahun terakhir, pengguna dapat mengenali preferensi hiburan mereka sendiri, sekaligus mendapatkan nostalgia dari video-video yang pernah menemani keseharian mereka.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan