News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

GADGET

Galaxy S26 Edge Dikabarkan Batal Dirilis Samsung, Ini Alasan Utamanya

Penulis: David AdiAdi
Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BATAL DIRILIS SAMSUNG - Galaxy S26 Edge dikabarkan batal dirilis Samsung pada tahun 2026. Hal itu dikarenakan pengguna lebih memiliki smartphone yang memiliki kamera lengkap dan baterai yang lebih besar.

Ringkasan Berita:

  • Samsung dikabarkan akan membatalkan peluncuran Galaxy S26 Edge tahun 2026
  • Hal itu dikarenakan konsumen lebih memilih smartphone yang memiliki lensa lengkap dan kapasitas baterai besar
  • Galaxy S26 Edge sempat dikabarkan akan menjadi pengganti Galaxy S26+

TRIBUNNEWS.COM – Samsung dikabarkan telah mempertimbangkan untuk membatalkan peluncuran smartphone barunya.

Smartphone yang kabarnya tidak akan dirilis tersebut yakni Galaxy S26 Edge.

Galaxy S26 Edge menjadi salah satu smartphone yang digadang-gadang akan menjadi penerus dari Galaxy S25 Edge.

Galaxy S25 Edge menjadi smartphone yang memiliki keunggulan berupa desain yang tipis dan bobot yang ringan.

Perangkat tersebut memiliki bobot sekitar 163g dan memiliki ketebalan bezel hanya 5.8mm.

Meskipun memiliki bobot ringan dan ukuran yang tipis, Galaxy S25 tak lepas dari sejumlah kritik yang diungkap penggunanya.

Kritik tersebut antara lain menyasar pada bagian sensor kamera dan kapasitas baterai.

Sebagaimana diketahui, Galaxy S25 Edge hanya memiliki dua sensor kamera pada bagian belakang, berbeda dengan model dasar Galaxy S25 yang memiliki tiga kamera.

Baca juga: Samsung Dikabarkan Siap Rilis Tiga Ponsel Galaxy A Series Baru Awal Tahun 2026, Ini Bocorannya

Dari sisi baterai, Galaxy S25 Edge juga memiliki kapasitas baterai yang terbilang kecil, yakni sekitar 3900 mAh.

Sebagai perbandingan, Galaxy S25 memiliki kapasitas baterai 4000 mAh.

Lantas, apa penyebab dari Galaxy S26 Edge batal dirilis Samsung?

Galaxy S26 Edge Batal Dirilis

Dikutip dari Gizmochina, Samsung dikabarkan telah mempertimbangkan rencana untuk membatalkan peluncuran ponsel pintar Galaxy S26 Edge.

Hal itu disebabkan karena penjualan yang lemah dan minat konsumen yang terbatas pada smartphone yang memiliki desain ultra-tipis.

Berdasarkan riset yang dilakukan, pengguna smartphone saat ini justru ingin memiliki perangkat yang memiliki lensa lengkap dan daya tahan baterai yang besar.

Hal itu guna menunjang berbagai aktivitas seharian, tanpa harus mengisi daya berulang kali.

Sebelumnya, rumor yang berkembang menyebutkan bahwa Galaxy S26 Edge akan menggantikan peran dari Galaxy S26+.

Bocoran Samsung Galaxy S26

Sementara itu, Samsung dikabarkan juga akan merilis Galaxy S26 dengan tiga model yang berbeda, yakni Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra.

Meskipun baru akan diperkenalkan pada Februari 2026 mendatang, namun bocoran mengenai perangkat tersebut sudah mulai bermunculan.

berikut beberapa bocoran terbaru mengenai ponsel pintar Samsung Galaxy S26:

Chipset Exynos 2600 dan Snapdragon

Samsung dikabarkan siap memperkenalkan chipset baru, yakni Exynos 2600 yang kemungkinan akan digunakan untuk Galaxy S26 mednatang.

Nantinya model Galaxy S26 dan Galaxy S26+ akan ditenagai oleh chipset buatan raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut.

Sedangkan Galaxy S26 Ultra diperkirakan masih tetap menggunakan chip Qualcomm Snapdragon.

Namun, langkah Samsung untuk menggunakan chipset Exynos 2600 masih menemui sejumlah kendala.

Sejumlah riset menunjukkan bahwa chipset yang dirakit di atas prosesor 2nm tersebut dikatakan masih terlalu panas jika digunakan secara berlebihan dan dalam jangka waktu lama.

Selain itu, masalah keamanan hingga hasil produksi yang rendah juga membuat Samsung berpikir ulang untuk menggunakan chip Exynos 2600 secara global.

Oleh sebab itu, perusahaan kemungkinan hanya akan menggunakan chip Exynos 2600 untuk Galaxy S26 dan Galaxy S26+ di Korea Selatan.

Sedangkan untuk pasar global, Samsung masih akan menggunakan chip dari Qualcomm Snapdragon.

Baca juga: 5 Rekomendasi Ponsel Lipat Terbaik di Tahun 2025: Samsung dan Huawei Mendominasi

Peningkatan Pengisian Daya

Di sisi lain, Samsung juga diperkirakan akan merombak perangkat pengisi daya nirkabel yang selama ini banyak dikeluhkan penggunanya.

Sebagaimana diketahui, Samsung menggunakan perangkat pengisi daya nirkabel 15W yang cenderung lambat untuk mengisi daya.

Dan kabar terbaru menyebutkan bahwa perusahaan serius untuk menangani permasalahan tersebut.

Nantinya Galaxy S26 Ultra akan bisa menggunakan perangkat pengisi daya nirkabel hingga 25W, atau sedikit mengalami peningkatan dari 15W.

Adapun untuk model Galaxy S26 dan Galaxy S26+ diperkirakan masih akan tetap menggunakan pengisi daya nirkabel 15W.

Sementara itu, pengisi daya kabel juga akan mengalami peningkatan, dengan rincian sebagai berikut:

- Galaxy S26 Ultra: hingga 60W (Pengisian Daya Super Cepat 3.0)

- Galaxy S26 Plus: hingga 45W

- Galaxy S26: 25W

Kapasitas Ruang Penyimpanan dan RAM

Dari sisi kapasitas ruang penyimpanan dan RAM, kabarnya Samsung masih akan menggunakan model yang serupa dengan Galaxy S25.

Berdasarkan laporan terbaru dari tipster Ice Universe, Galaxy S26 dan S26+ hanya akan tersedia dalam dua varian, yakni:

- RAM 12GB + penyimpanan 256GB

- RAM 12GB + penyimpanan 512GB.

Sedangkan model Galaxy S26 Ultra akan memiliki tiga pilihan, yakni:

- RAM 12GB + penyimpanan 256GB

- RAM 12GB + penyimpanan 512GB

- RAM 12GB + penyimpanan 1TB, dan

- RAM 16GB + penyimpanan 1TB (khusus pengguna di Tiongkok).

Meski demikian, Samsung diperkirakan akan menggunakan memori yang lebih cepat secara keseluruhan, meningkatkan kecepatan dari 8,7Gbps menjadi 10,5Gbps. 

Hal ini akan membantu kinerja kamera terutama dalam pemrosesan multi-frame.

(Tribunnews.com/David Adi)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini