News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

GADGET

Alasan Walmart Masih Menolak Apple Pay di 2026

Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

WALMART - Tangkap layar YouTube Walmart, memperlihatkan tas belanjaan Walmart+

Ringkasan Berita:

  1. Walmart AS tidak mendukung Apple Pay dan semua pembayaran NFC hingga 2026
  2. Alasan utama berkaitan dengan pengumpulan dan kontrol data pelanggan
  3. Kebijakan ini memicu keluhan dan frustrasi pelanggan di media sosial

TRIBUNNEWS.COM - Tahun 2026 telah berjalan, namun Walmart masih menjadi salah satu peritel besar di Amerika Serikat yang tidak mendukung Apple Pay. 

Kebijakan ini kembali ramai dibicarakan di media sosial karena dianggap menyulitkan pelanggan, terutama pengguna iPhone. 

Informasi ini diulas oleh 9to5Mac dalam laporan terbarunya.

Berbeda dengan banyak toko ritel lain, Walmart tidak hanya menolak Apple Pay, tetapi juga seluruh metode pembayaran berbasis NFC (Near Field Communication). 

Artinya, pelanggan tidak bisa menggunakan Google Pay, Samsung Pay, maupun kartu fisik contactless dengan sistem tap-to-pay di toko Walmart di Amerika Serikat. 

Namun, kebijakan ini tidak berlaku global. 

Di Kanada, sebagian besar gerai Walmart justru sudah mendukung Apple Pay.

Walmart tidak mendukung pembayaran NFC

  • Tidak menerima Apple Pay, Google Pay, maupun Samsung Pay
  • Tidak mengizinkan tap kartu debit atau kredit contactless
  • Kebijakan ini khusus berlaku di Amerika Serikat

Baca juga: Ini Deretan Fitur Baru yang Dipersiapkan Apple di iOS 27

Sebagai gantinya, Walmart mendorong penggunaan sistem pembayaran miliknya sendiri, yakni Walmart Pay. 

Layanan ini diluncurkan pada 2016 dan menggunakan sistem kode QR, bukan NFC.

Cara kerja Walmart Pay

  • Pengguna harus mengunduh aplikasi Walmart
  • Kartu debit atau kredit dimasukkan ke dalam aplikasi
  • Pembayaran dilakukan dengan memindai kode QR di kasir
  • Proses dinilai kurang praktis dibanding Apple Pay

Selain Walmart Pay, perusahaan juga memiliki layanan Scan and Go bagi pelanggan Walmart+. 

Fitur ini memungkinkan pelanggan memindai barang sendiri saat berbelanja dan menyelesaikan pembayaran di kasir mandiri. 

Namun, Apple Pay juga tidak didukung dalam sistem ini.

Alasan terbesar di balik keputusan Walmart, menurut 9to5Mac, adalah soal pengumpulan data. 

Walmart sangat bergantung pada data belanja pelanggan untuk membangun profil konsumen.

Alasan pengumpulan data:

  • Data digunakan untuk analisis pola belanja
  • Dimanfaatkan untuk iklan dan strategi pemasaran
  • Semua transaksi Walmart Pay terhubung langsung ke akun pelanggan

Apple Pay dikenal memiliki sistem privasi ketat. Apple tidak membagikan detail kartu pengguna kepada peritel, sehingga Walmart sulit melacak riwayat belanja secara mendetail jika metode ini digunakan.

Isu biaya sering disebut sebagai penyebab Walmart menolak Apple Pay, namun anggapan ini keliru. 

Tidak ada biaya tambahan bagi peritel untuk menerima Apple Pay. 

Walmart hanya perlu membayar biaya pemrosesan kartu standar, sama seperti transaksi non-contactless. 

Bahkan, Walmart disebut telah memperbarui mesin pembayaran di banyak tokonya, tetapi fitur NFC sengaja dimatikan.

Dalam pernyataan resminya, Walmart menegaskan bahwa Walmart Pay dianggap lebih nyaman dan terintegrasi dengan layanan lain seperti Scan and Go. 

Meski begitu, 9to5Mac menilai alasan tersebut tidak sejalan dengan kenyamanan pelanggan.

Menurut laporan tersebut, kekecewaan pelanggan terus meningkat dan kembali viral di media sosial. 

Sementara banyak peritel besar seperti Kroger, Home Depot, dan H-E-B akhirnya menerima Apple Pay, Walmart justru tetap bertahan dengan kebijakannya.

(Tribunnews.com/Widya)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini