News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

GADGET

Jangan Ucapkan Kata Ini saat Ditelepon Nomor Tak Dikenal

Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Suci BangunDS
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TIPS DAN TRIK - Ilustrasi ditelepon nomor asing. Berikut satu kata sederhana saat menerima telepon asing bisa dimanfaatkan penipu untuk kontrak palsu dan pencurian data.

Ringkasan Berita:

  • Penipu bisa merekam jawaban “ya” dari korban untuk disalahgunakan
    • Suara singkat dapat dipakai ulang dalam penipuan berbasis AI
      • Ada cara aman merespons dan langkah pelaporan resmi

TRIBUNNEWS.COM - Menerima telepon dari nomor tidak dikenal sudah menjadi hal yang umum. 

Namun, menurut laporan Phone Arena, ada satu kata sederhana yang sebaiknya tidak pernah diucapkan saat menerima panggilan dari orang yang tidak dikenal, karena berpotensi membuka jalan bagi penipuan.

Sebelum masuk ke kata yang dimaksud, penting untuk diingat bahwa penelepon asing sering mencoba menggali informasi pribadi. 

Informasi yang tidak boleh dibagikan melalui telepon, antara lain:

  • Nomor identitas pribadi
  • Informasi rekening bank atau keuangan
  • Kata sandi
  • Kode login aplikasi atau situs web

Satu Kata yang Perlu Dihindari

Menurut Phone Arena, kata yang sebaiknya dihindari adalah “ya”.

Penipu kerap mengawali percakapan dengan pertanyaan sederhana seperti:

  • “Apakah Anda bisa mendengar saya?”
  • “Apakah hari Anda menyenangkan?”

Baca juga: Penipuan Digital Rentan Menyerang in This Economy, Jaga Keamanan dengan 3 Tips Ini!

Pertanyaan ini bukan basa-basi. Tujuannya adalah membuat korban mengucapkan kata “ya”. 

Berdasarkan penjelasan dari lembaga perlindungan konsumen Jerman (NRW Consumer Advice Center) yang dikutip Phone Arena, rekaman kata “ya” tersebut bisa ditempelkan pada rekaman lain agar terlihat seolah-olah korban menyetujui suatu transaksi atau kontrak.

Risiko Hukum dan Teknologi

Di Amerika Serikat, kontrak verbal dalam kondisi tertentu bisa bersifat mengikat secara hukum. 

Meski tidak berlaku untuk semua transaksi, rekaman suara tetap dapat digunakan untuk menekan korban.

Lebih berbahaya lagi, di era 2026:

  • Rekaman suara 3 detik saja sudah cukup
  • Suara bisa direplikasi menggunakan teknologi AI
  • Penipu dapat menipu bank atau bahkan keluarga korban

Selain itu, meski tidak langsung dirugikan, orang yang mengucapkan “ya” bisa masuk ke dalam daftar “high-value lead”, yaitu daftar nomor yang dianggap mudah ditipu dan dijual ke jaringan penipu lain.

Cara Merespons dengan Aman

Jika penelepon bertanya “Can you hear me?”, Phone Arena menyarankan jawaban alternatif seperti:

  • “Saya bisa mendengar Anda”
  • “Silakan lanjutkan”

Tips tambahan yang disarankan:

  • Terapkan aturan 3 detik:
  • Jika dalam 3 detik Anda tidak mengenali suara penelepon, segera tutup telepon
  • Jangan terpancing menjawab pertanyaan sederhana
  • Jangan langsung lupa setelah menutup telepon

(Tribunnews.com/Widya)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini