News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

GADGET

Meta dan Google Didenda Jutaan Dolar, Ini Penyebabnya

Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Yurika NendriNovianingsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Meta dan Google didenda Rp95 miliar atas dampak media sosial pada anak, sementara Meta mulai lakukan PHK karyawan

TRIBUNNEWS.COM - Perusahaan teknologi Meta dan Google menghadapi putusan hukum di Amerika Serikat yang mewajibkan keduanya membayar ganti rugi jutaan dolar terkait dampak media sosial terhadap anak-anak. 

Kasus ini diputus oleh juri di Los Angeles dan menjadi sorotan karena menyangkut desain platform digital.

Berdasarkan laporan PhoneArena, total ganti rugi yang harus dibayarkan mencapai 6 juta dolar AS atau sekitar Rp95,4 miliar (dengan asumsi kurs Rp15.900 per dolar AS). Rinciannya:

  • Meta: 4,2 juta dolar AS (≈ Rp66,78 miliar)
  • Google: 1,8 juta dolar AS (≈ Rp28,62 miliar)

Putusan ini berasal dari gugatan seorang perempuan berusia 20 tahun yang disebut sebagai Kaley. 

Ia mengaku mengalami kecanduan terhadap platform YouTube dan Instagram sejak masih di bawah umur.

Kaley menyatakan bahwa fitur-fitur dalam aplikasi, seperti infinite scrolling atau gulir tanpa batas, membuatnya terus menggunakan platform tersebut dalam waktu lama. 

Juri menilai perusahaan telah lalai dalam merancang produk dan tidak memberikan peringatan yang cukup mengenai potensi risiko bagi pengguna muda.

Poin Penting Putusan

  • Perusahaan dinilai lalai dalam desain platform

Baca juga: YouTube Sempat Alami Bug CAPTCHA, Kini Sudah Diperbaiki

  • Tidak memberikan peringatan risiko yang memadai
  • Fokus kasus pada desain aplikasi, bukan konten

Meski demikian, kedua perusahaan menolak putusan tersebut dan berencana mengajukan banding. 

Kasus ini dinilai penting karena berfokus pada desain produk, bukan isi konten pengguna, yang selama ini sering dilindungi oleh hukum di Amerika Serikat.

Para analis menilai putusan ini dapat menjadi tekanan baru bagi perusahaan teknologi untuk meningkatkan perlindungan pengguna, terutama anak-anak dan remaja. 

Selain itu, kasus ini juga muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap keamanan digital.

Dalam beberapa tahun terakhir, lebih dari 20 negara bagian di AS telah mengesahkan aturan terkait penggunaan media sosial oleh anak-anak. 

Beberapa kasus lain juga dijadwalkan akan dibawa ke pengadilan dalam waktu dekat.

Dampak Lebih Luas

  • Potensi regulasi lebih ketat untuk media sosial
  • Tekanan untuk meningkatkan fitur keamanan
  • Bisa berdampak pada pertumbuhan perusahaan

Di sisi lain, Meta juga dilaporkan mulai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). 

Beberapa ratus karyawan disebut telah terdampak dalam gelombang awal pemangkasan tenaga kerja.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini