TRIBUNNEWS.COM - Platform berbagi video YouTube melakukan perubahan besar dalam cara pengguna membagikan bagian tertentu dari sebuah video.
Perusahaan ini memutuskan untuk menghentikan fitur “Clips” dan menggantinya dengan metode baru yang lebih sederhana.
Dikutip dari 9to5Google, Sabtu (18/4/2026), yang menyebut bahwa YouTube kini akan lebih mengandalkan fitur “share at timestamp” atau berbagi video pada waktu tertentu, terutama untuk pengguna perangkat handphone (HP) dan tablet.
Fitur Clips sebelumnya memungkinkan pengguna memotong bagian tertentu dari video untuk dibagikan secara terpisah.
Fitur ini cukup populer, terutama bagi kreator yang ingin mempromosikan bagian menarik dari konten mereka.
Namun, YouTube kini memutuskan untuk menghentikan pembuatan Clips baru.
Meski demikian, Clips yang sudah ada sebelumnya tetap dapat diakses dan ditonton oleh pengguna.
YouTube juga menegaskan bahwa kemampuan untuk menyoroti momen penting dalam video tetap menjadi hal penting bagi kreator.
Sebagai gantinya, YouTube akan mengembangkan fitur baru yang lebih berfokus pada kreator.
Salah satu yang sudah tersedia adalah Video Clips di YouTube Studio, yang memungkinkan kreator mempublikasikan ulang potongan video dari konten panjang maupun siaran langsung yang telah diarsipkan.
Ke depan, YouTube juga berencana menghadirkan fitur ini ke format Shorts, serta menambahkan sistem rekomendasi otomatis yang dapat membantu kreator menemukan bagian video yang paling menarik untuk dipotong dan dibagikan.
Baca juga: YouTube Tambahkan Fitur untuk Hentikan Shorts, Bisa Disetel Nol Menit
Di sisi lain, perubahan paling terasa bagi pengguna umum adalah hadirnya fitur “share at timestamp” secara resmi di aplikasi mobile.
Fitur ini sebenarnya sudah pernah muncul di perangkat berbasis Android, namun belum tersedia secara merata.
Kini, fitur tersebut akan hadir untuk semua pengguna. Dengan fitur ini, pengguna dapat langsung membagikan video mulai dari waktu tertentu tanpa perlu memotong video.
Opsi ini dapat ditemukan di bagian kanan atas menu berbagi saat memilih untuk membagikan video.
Langkah ini menunjukkan upaya YouTube untuk menyederhanakan pengalaman pengguna dalam berbagi konten, sekaligus tetap memberikan alat yang lebih canggih bagi kreator.
Perubahan ini juga menjadi bagian dari strategi platform dalam menyesuaikan diri dengan kebutuhan pengguna yang semakin dinamis.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan