News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

GADGET

iPhone Air Sepi Peminat, Tren Ponsel Tipis Ikut Melemah

Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

IPHONE AIR 2 - iPhone Air dilaporkan gagal di pasar, membuat tren ponsel super tipis mulai ditinggalkan oleh produsen lain.

Ringkasan Berita:

  1. iPhone Air mencatat penjualan rendah meski sudah mengalami penurunan harga.
  2. Sejumlah produsen seperti Xiaomi dan Samsung mulai meninggalkan konsep ponsel ultra-tipis.
  3. Apple tetap menyiapkan iPhone Air 2 dengan berbagai peningkatan fitur.

TRIBUNNEWS.COM - Peluncuran iPhone Air yang sempat digadang sebagai inovasi besar di industri smartphone justru berakhir kurang memuaskan. 

Berdasarkan laporan yang dipublikasikan oleh PhoneArena pada 4 Mei 2026, perangkat ini mencatat angka aktivasi yang relatif rendah dibandingkan standar penjualan Apple.

Menurut bocoran dari leaker Digital Chat Station di platform Weibo, iPhone Air hanya mencatat sekitar 700 ribu aktivasi, meskipun Apple telah beberapa kali menurunkan harga. 

Angka tersebut dinilai sangat kecil jika dibandingkan dengan penjualan iPhone pada umumnya yang mencapai jutaan unit dalam periode serupa.

Tidak hanya Apple, produsen lain juga mengalami hasil yang kurang baik dalam mengembangkan ponsel ultra-tipis. 

Bahkan, sebuah merek asal China disebut hanya mencatat sekitar 50 ribu aktivasi untuk perangkat sejenis. 

Kondisi ini membuat sejumlah produsen mulai mempertimbangkan ulang strategi mereka di segmen tersebut.

Beberapa perusahaan teknologi dilaporkan mulai menghentikan atau menunda proyek ponsel ultra-tipis. 

Xiaomi disebut menghentikan pengembangan pesaing langsung iPhone Air, sementara Vivo mulai mengurangi fokus pada desain tipis di lini produknya.

Di sisi lain, Samsung juga telah lebih dulu membaca kondisi pasar. 

Perangkat Galaxy S25 Edge dilaporkan memiliki penjualan yang rendah, sehingga perusahaan memutuskan untuk tidak melanjutkan seri tersebut ke generasi berikutnya.

Baca juga: Bocoran iPhone 18 Pro: Enam Fitur Baru Siap Hadir Tahun Ini

Fenomena ini menunjukkan bahwa desain tipis saja tidak cukup untuk menarik minat konsumen. 

Banyak pengguna menilai bahwa aspek lain seperti kapasitas baterai, jumlah kamera, dan kualitas audio tetap menjadi faktor utama dalam memilih smartphone.

Meski demikian, Apple dikabarkan tetap melanjutkan pengembangan generasi berikutnya, yakni iPhone Air 2 yang diperkirakan akan dirilis pada 2027. 

Model ini disebut akan membawa sejumlah perbaikan, seperti tambahan kamera belakang, baterai yang lebih besar, serta sistem pendingin yang lebih baik.

Sejumlah laporan juga menyebut Apple akan menghadirkan modul Face ID yang lebih tipis untuk mendukung desain sekaligus memberikan ruang bagi peningkatan fitur lainnya.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa meskipun tren ponsel ultra-tipis belum berhasil di pasar saat ini, produsen masih melihat potensi untuk mengembangkan konsep tersebut di masa depan. 

Namun, keberhasilan berikutnya akan sangat bergantung pada keseimbangan antara desain dan fungsi.

(Tribunnews.com/Widya)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini