Ringkasan Berita:
- Pixar mengembangkan teknologi animasi baru untuk menghadirkan karakter dan gerakan yang lebih realistis di Toy Story 5.
- Film ini menampilkan tantangan animasi seperti 50 Buzz Lightyear, kuda realistis, dan karakter tablet bernama Lilypad.
- Pixar menegaskan bahwa AI belum digunakan dalam produksi karena belum memenuhi standar kualitas studio.
TRIBUNNEWS.COM - Studio animasi Pixar kembali menghadirkan inovasi teknologi melalui film terbaru mereka, Toy Story 5.
Menjelang penayangannya di bioskop pada 19 Juni 2026, Pixar mengungkap sejumlah terobosan efek visual yang digunakan dalam film tersebut.
Menariknya, di tengah maraknya penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam industri kreatif, Pixar menegaskan bahwa teknologi tersebut tidak digunakan untuk menghasilkan animasi di Toy Story 5.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Thomas Jordan saat berbicara dalam acara SXSW London. Menurut Jordan, Pixar tetap mempertahankan identitasnya sebagai studio yang berfokus pada karya para seniman.
"Kami menganggap AI menarik dan terus mempelajarinya, tetapi hingga saat ini belum ada hasil yang memenuhi standar kualitas film Pixar," ujarnya, dikutip dari CNET.
Salah satu pencapaian terbesar dalam Toy Story 5 adalah kemampuan tim animasi untuk menampilkan puluhan karakter Buzz Lightyear secara bersamaan dalam satu adegan.
Pada bagian pembuka film, sekitar 50 karakter Buzz terlihat bergerak di sebuah pulau terpencil dengan gerakan yang berbeda-beda namun tetap sinkron.
Menurut Jordan, ide tersebut sebenarnya sudah muncul sejak produksi Toy Story 2.
Namun, keterbatasan teknologi saat itu membuat Pixar belum mampu mewujudkannya.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, tim animasi menciptakan perpustakaan gerakan pendek Buzz Lightyear yang dapat digunakan kembali dan dikombinasikan dalam berbagai adegan.
Cara ini memungkinkan setiap karakter terlihat unik tanpa harus dianimasikan satu per satu dari awal.
Baca juga: Sinopsis Film Toy Story 5, Woody Cs Hadapi Tablet Pintar, Tayang 17 Juni 2026
Selain Buzz Lightyear, Pixar juga menghadapi tantangan lain dalam menciptakan karakter kuda realistis bernama Daffodil.
Untuk memahami gerakan hewan tersebut, Pixar bahkan mendatangkan seekor kuda asli ke kampus mereka di Emeryville, California.
Para animator mempelajari secara langsung bagaimana kuda bergerak, termasuk cara kerja 54 ruas tulang belakang yang dimilikinya.
Sebagai perbandingan, manusia hanya memiliki 24 ruas tulang belakang.
Dari penelitian tersebut, Pixar mengembangkan teknologi baru yang disebut "invertible rigging".
Teknologi ini memungkinkan animator berpindah secara lebih mulus antara berbagai pose sehingga menghasilkan gerakan yang lebih realistis dan kompleks.
Kemajuan lainnya terlihat pada karakter baru bernama Blaze yang memiliki rambut keriting rapat.
Pixar mengakui bahwa animasi rambut jenis tersebut jauh lebih rumit dibandingkan karakter sebelumnya seperti Merida dari film Brave.
Toy Story 5 juga memperkenalkan karakter baru berupa tablet bernama Lilypad.
Karakter ini menghadirkan tantangan unik karena animator harus menggerakkan tubuh, wajah, tangan, serta animasi yang muncul di layar perangkat secara bersamaan.
Untuk mengatasi hal tersebut, Pixar menciptakan sistem khusus yang memungkinkan animator membuat sketsa sementara pada layar karakter sebelum animasi final diselesaikan oleh tim lain.
Pendekatan ini membantu menjaga konsistensi gerakan dan ekspresi karakter.
Jordan juga mengungkap bahwa peningkatan kemampuan komputasi membuat Pixar kini mampu memproduksi film lebih cepat dibandingkan sebelumnya.
Jika dulu studio tersebut rata-rata merilis satu film setiap dua tahun, kini mereka mampu menghasilkan satu film setiap tahun dan menargetkan tiga film dalam dua tahun ke depan.
Meski teknologi terus berkembang, Pixar menegaskan bahwa kreativitas manusia tetap menjadi pusat dari proses produksi.
Jordan mengatakan banyak seniman di studio masih menggunakan buku sketsa dan patung fisik untuk mengembangkan ide sebelum diubah menjadi animasi digital.
Dengan berbagai inovasi tersebut, Toy Story 5 diharapkan menjadi salah satu film animasi paling ambisius yang pernah dibuat Pixar sekaligus menunjukkan bahwa kemajuan efek visual tidak selalu bergantung pada AI.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan