Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Cari oleh-oleh dan kerajinan Jakarta? Datang langsung ke pusatnya, di Jalan Dr. Satrio no.7, Karet Kuningan, Jakarta Selatan.
Pusat Oleh-Oleh dan Kerajinan Jakarta ini menyediakan beragam buah tangan khas Ibu Kota.
Sejak didirikan Februari 2014, tempat ini memang menjadi idola para wisatawan lokal maupun mancanegara.
"Di sini ada banyak barang souvenir yang dapat dibeli khususnya bagi para turis asing atau lokal," ujar Nia (25), penjaga toko Pusat Oleh-Oleh dan Kerajinan Jakarta kepada Tribun Travel, Selasa (7/7/2015).
Oleh-oleh Jakarta. (Tribunnews/Reynas Abdila)
Tempat belanja souvernir di bawah naungan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, dan Perdagangan Provinsi DKI Jakarta ini menjual beragam oleh-oleh seperti gantungan kunci, batik terogong/Betawi, baju, lukisan, dan pernak pernik lainnya.
Adapun makanan khas Betawi yang paling diminati para pembeli antara lain bir pletok, temu lawak, kembang goyang, kue semprong, dan sebagainya.
"Sejauh ini yang terus menjadi incaran pembeli hingga ke luar pulau masih makanan ringannya," kata Nia sambil menunjuk ke arah rak penganan.
Menariknya, di tempat ini juga menjual kuliner khas Jakarta yang dijajakan tepat di depan toko yaitu gado-gado dan soto betawi.
Hanya saja pada bulan suci Ramadan lapak makanan gado-gado dan soto Betawi untuk sementara tidak beroperasi hingga Hari Raya Idul Fitri.
Omzet penjualan yang diraup toko Pusat Oleh-Oleh dan Kerajinan Jakarta ini pun lumayan besar, setidaknya dalam sebulan dapat mengumpulkan puluhan juta rupiah.
"Di sini omzetnya bisa dibilang besar juga sampai angka puluhan juta karena kebanyakan orang pesan via online," kata Nia menambahkan.
Ya, memang tempat ini menyediakan fasilitas online bagi anda yang ingin membeli souvenir tetapi tidak sempat datang ke lokasi lantaran kesibukan.
Caranya hanya dengan mengakses website resmi www.KhasJakarta.com, di sana anda bisa melihat produk-produk yang dijual dan bisa langsung di antar ke daerah-daerah tertentu seperti Casablanca, Kuningan, Sudirman, dan Thamrin.
"Kami juga melayani penjualan online melalui website www.KhasJakarta.com di mana customer bisa melihat produk-produk yang kami jual, tanpa perlu datang ke toko lho, tentunya dengan biaya pengiriman yang terjangkau," katanya.
Oleh-oleh Jakarta. (Tribunnews/Reynas Abdila)
Produk UKM
Beragam barang-barang maupun makanan yang dipasok di sini kebanyakan adalah produk buatan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jakarta.
Pusat Oleh-Oleh dan Kerajinan Jakarta selalu membuka kesempatan bagi UKM yang ingin menitipkan produknya dengan sistem konsinyasi.
Nantinya setiap UKM yang menitipkan barang dan laku terjual akan diberikan jumlah penjualan sepenuhnya.
Banyak UKM yang datang langsung ke Pusat Oleh-Oleh dan Kerajinan Jakarta ataupun mengirimkan profile produknya melalui email ke JakartaKhas@gmail.com.
"UKM di Jakarta juga boleh menitipkan barang-barang untuk dijual di sini menggunakan sistem konsinyasi," ucap Nia.
Kerajinan Jakarta. (Tribunnews/Reynas Abdila)
Kebanyakan produk-produk yang laris terjual ialah makanan seperti bir pletok, kembang goyang, dodol Betawi, dan kue semprong.
"Terakhir misalnya, bir pletok dipesan banyak untuk kemudian dikirim ke Kalimantan Timur oleh salah satu pembeli yang datang ke lokasi," kata Nia.
Harga yang dibanderol beragam mulai dari magnet karet Rp 35 ribu, gantungan kunci Rp 15 ribu, batik terogong/ betawi Rp 300 ribu, baju Rp 55 ribu, bir pletok Rp 40 ribu, temu lawak Rp 40 ribu, kembang goyang Rp 21 ribu, dan kue semprong Rp 27 ribu.
Dengan penawaran harga tersebut tentunya anda akan puas berbelanja untuk memberikan buah tangan sebelum kembali ke kota asal.
Pengemasan di tempat ini pun menarik menggunakan dus khusus dengan lambang ondel-ondel khas Jakarta.
Untuk jam operasinal tempat ini buka mulai pukul 10.00 WIB hingga 19.00 WIB, tetapi pada bulan Ramadan hanya buka sampai pukul 16.00 WIB.
Baca tanpa iklan