Sebelum digrill (dipanggang) terlebih dahulu daging dimarined (dibumbui) dan ditenderizer agar daging lebih lembut dan bumbunya meresap ke dalam daging.
Doa Hesa yang juga seorang Chef di Forest Kitchen & Gelato, steak tersebut bisa disajikan dengan beberapa varian saus, seperti saus barbeque, saus mushroom, saus black pepper, cream cheese, dan saus lemon butter.
"Untuk pendamping steaknya pun ada beberapa pilihan, antara lain mash potato, dan french fries," tambahnya.
Jika berkunjung ke Forest Kitchen & Gelato jangan lupa untuk memesan gelato. Meskipun menyerupai es krim, tetapi hidangan ini berbeda dengan es krim.
Gelato terbuat dari susu, air, gula dan beberapa tambahan bahan makanan lainnya untuk menghasilkan rasa, misalnya buah-buahan.
Ketika dikocok, susu tidak mengembang seperti halnya krim.
Mesin pembuatnya pun berputar lebih lambat jika dibanding dengan pembuatan es krim.
Sehingga lebih sedikit gelembung udara yang terbentuk. Ada sekitar 20 varian rasa gelato di Forest Kitchen & Gelato.
Diantaranya adalah mango, rhum raisin, taro, buble gum, red dargon friuts, strawberry chesse cake.
Untuk harga gelato mulai dari Rp. 11 ribu hingga Rp. 15 ribu per scope.
Sedang untuk beragam menu makanan, dihargai dari Rp. 25 ribu.
Di lantai tiga anda akan menemukan suasana tempat makan yang jarang anda ditemukan di tempat lain.
"Di lantai paling atas ini kami hadirkan suasan hutan tropis. Kami letakan beberapa meja dan kursi di tengah-tengah tanaman khas tropis," ujar Arnia Prafita Sari selaku Supervisor Forest Kitchen & Gelato .
Setiap harinya tempat makan ini buka dari pukul 10 pagi hingga 11 malam.