News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Wisata Sumut

Museum Jamin Ginting, Medan: Jejak Perjuangan sang Jenderal dari Desa Suka

Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Museum Jamin Ginting di Medan, Sumatera Utara.

Laporan wartawan Tribun Medan, Silfa Humairah

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Museum Jamin Ginting di Desa Suka, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo ini berdiri menonjol dibandingkan bangunan lain.

Mata tak bisa teralihkan dengan keunikan museum yang berbentuk kacang tersebut.

Di pintu gerbang, wisatawan pun disambut patung Letjen Jamin Ginting yang di belakangnya terpajang kain ulos khas Batak.

Museum ini memiliki 2 lantai.


Sebuah tank dipajang di halaman museum.  (Tribun Medan/Silfa)

Ada dua unit kendaraan perang jaman dahulu yang terletak di halaman luar museum ini.

Di lantai 1 terdapat alat-alat pertanian jaman dahulu, alat-alat dapur, mesin tenun dan masih banyak lagi.

Sedangkan lantai 2, ada beberapa barang milik Letjen Jamin Ginting semasa hidup, mulai dari baju, tongkat, piagam penghargaan, buku serta cerita-cerita jaman dahulu saat menghadapi penjajahan Belanda.

Museum Jamin Ginting diresmikan pada tanggal 7 September 2013 oleh Menteri Pertahanan Bapak Purnomo Yusgiantoro.

Penjaga Museum, Rohim, menuturkan tujuan didirikannya museum ini selain sebagai icon dari desa tempat kelahiran Letjen Jamin Ginting yaitu Desa Suka, juga bertujuan menjadi wadah untuk melestarikan nilai-nilai perjuangan dan budaya.


Museum Jamin Ginting diresmikan pada tanggal 7 September 2013 oleh Menteri Pertahanan saa itu, Purnomo Yusgiantoro.  (Tribun Medan/Silfa)

"Dengan desain museum yang unik diharapkan dapat menjadi ikon desa suka maupun daya tarik masyarakat untuk datang mengunjunginya," katanya.

Menurutnya filosofi dari desain unik museum ini terinspirasi dari perjuangan Letjen Jamin Ginting yang analogikan seperti bentuk kulit kacang.

"Kulit kacang hakikatnya akan selalu melindungi kacang yang berada di dalamnya meskipun panas terik matahari menyengat di siang hari, dan dingin hujan yang deras, begitu pula Pak Jamin Ginting dalam berjuang menentang pemerintahan Hindia Belanda di Tanah Karo, selalu melindungi rakyatnya," jelasnya.

Semasa hidupnya berbagai jabatan telah di sandangnya antara lain; Komandan Resimen, Komandan Pangkalan Tentara dan Teritorium, hingga Asisten Menteri Panglima Angkatan Darat dan Inspektur Jenderal Angkatan Darat di Jakarta.

Museum Letjen Jamin Ginting ini berada di hanya sekitar 2,5 jam dari Kota Medan.

Wisatawan bisa mengendarai sepeda motor, mobil pribadi atau bus, jalan menuju ke sana cukup bagus dan menawarkan pemandangan asri dari persawahan penduduk sekitar.

Museum ini buka dari Selasa sampai minggu Jam 10.00 hingga 18.00 wib dan hari Senin Tutup. Tiket masuk museum yaitu hanya Rp.5000 per orang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini