News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

DPR Sebaiknya Belajar Etika Harakiri ke Jepang

Penulis: Muhammmadbayuisa
Editor: Iswidodo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Salah satu budaya yang masih sering dilakukan oleh orang Jepang yang masih memegang teguh nilai-nilai tradisionalnya adalah harakiri. 

Harakiri adalah tindakan mengakhiri hidup dengan cara menusukkan belati atau samurai ke perut atau jantung yang dilakukan oleh orang yang merasa telah kehilangan kehormatan akibat melakukan kejahatan, aib, dan/atau mengalami kegagalan dalam menjalankan kewajiban. Bagi mereka, tidak ada gunanya lagi melanjutkan hidup bila sudah kehilangan kehormatan. Budaya ini juga masih terkait erat dengan kesetiaan dan kepatuhan orang Jepang kepada kaisar, dimana kaisar dalam kepercayaan Shinto (agama tradisional yang masih banyak dipeluk oleh masyarakat Jepang) berada di tempat yang sangat disakralkan.Nah....kalau di Indonesia, orang yang merasa kehilangan kehormatan akibat aib, skandal korupsi, perselingkuhan dan lain sebagainya, atau kegagalan dalam menjalankan kewajibanya sebagai pemimpin di institusinya, malah justru melakukan KABURKIRI alias MELARIKAN DIRI...


Untuk itulah, maka saya usulkan agar para anggota DPR dan para pemimpin Indonesia, mengadakan studi banding ke Jepang, untuk mempelajari bagaimana etika Harakiri yang baik dan benar, ketimbang belajar etika ke Yunani.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini