News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Bazar Indonesia di Zurich Ramai Didatangi Pengunjung

Editor: Harismanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengunjung Bazar Indonesia, Sabtu (11/6/2011) di Oerlikon, Zurich, Swiss, yang diselenggarakan Verein Indonesia Schweiz (VIS)/Perkumpulan Indonesia Swiss, dihadiri lebih dari 350 warga Indonesia dan Swiss.

TRIBUNNEWS.COM, SWISS - Tidak kurang dari 26 stan promosi menyajikan berbagai macam kuliner dan produk khas Indonesia pada Bazar Indonesia, Sabtu (11/6/2011) di Oerlikon, Zürich.
Acara yang diselenggarakan Verein Indonesia Schweiz (VIS)/Perkumpulan Indonesia Swiss, dihadiri lebih dari 350 warga Indonesia dan Swiss. Acara ini mendapat dukungan penuh dari KBRI Bern.

Duta Besar Djoko Susilo dan staf KBRI Bern turut berpartisipasi pada kesempatan tersebut. KBRI Bern membuka stan promosi pariwisata Indonesia, yang memberikan informasi bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Indonesia, dan warung konsuler, yang memberikan pelayanan kekonsuleran bagi WNI dan WNA.

Bazar Indonesia VIS ini diselenggarakan guna mempromosikan Indonesia melalui kekayaan kuliner dan produk khas Indonesia. Bazar yang digelar rutin sekali dalam setahun tersebut merupakan acara yang senantiasa ditunggu-tunggu baik oleh masyarakat Indonesia di Swiss maupun warga Swiss pencinta Indonesia.

Rasa rindu akan cita rasa kuliner Indonesia yang sangat jarang dijumpai di Swiss pun terobati. Penganan dan minuman khas Indonesia, seperti lontong sayur khas Jakarta, empek - empek Palembang, nasi campur Bali, nasi Padang, bakso, cendol, somay, kue lupis, dsb, dijual dengan harga yang relatif murah.

Selain itu, pengunjung juga berkesempatan untuk membeli produk khas Indonesia, seperti kebaya, batik, mutiara, kerajinan tangan, dsb. Kesempatan ini juga merupakan ajang silaturahmi bagi warga Indonesia yang tinggal di sekitar Swiss.

Pihak penyelenggara, VIS, merupakan perkumpulan masyarakat Indonesia-Swiss yang dibentuk pertama kali pada tahun 1987 dan bertujuan untuk mempererat hubungan sosial budaya Indonesia-Swiss. VIS seringkali menyelenggarakan sejumlah acara sosial budaya Indonesia di Swiss.

Dalam setiap kegiatan, VIS senantiasa bekerja sama dengan KBRI Bern. Anggota VIS, yang saat ini berjumlah 228 orang, merupakan warga Indonesia yang tinggal di Swiss, dan warga Swiss yang memiliki perhatian terhadap Indonesia. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini