TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Inovasi merupakan kata kunci untuk menghadapi era globalisasi yang ditandai dengan persaingan ketat dan arus informasi yang pesat dalam semua sektor. Oleh karena itu, negara dituntut untuk memiliki dayasaing yang kuat agar mampu mensejajarkan diri dengan negara-negara lain.
" Agar inovasi anak bangsa dapat berkembang dan tidak tergantung pada inovasi bangsa lain diperlukannya masifikasi media hasil-hasil litbang yang bisa dikembangkan menjadi sebuah produk yang inovatif,"kata Menteri Negara Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta dalam acara workshop dan FGD, dengan tema "Mengembangkan Kisah Sukses Penguatan Sistem Inovasi" di Patra Convention Hotel, Semarang, Selasa (17/01/12).
Sudah saatnya lanjut Gusti, Indonesia melakukan inovasi yang berbasis pada produk litbang, karena akan memberi dampak langsung pada peningkatan produktivitas dan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi. Agar inovasi tersebutbisa terus tumbuh dan berkembang harus dibangun dalam suatu sistem yang disebut dengan Sistem Inovasi Nasional (SINas) pada level nasional dan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) pada level daerah.
"Beberapa contoh hasil litbang anak bangsa yang telah diaplikasikan dan dipasarkan oleh industri. Sebagai contoh teknologi penghancur jarum suntik dari LIPI; varietas unggul tanaman pangan berupa varietas padi, kedelai, kacang hijau, dan kapas yang dihasilkan oleh BATAN.Perisalah yang dihasilkan oleh BPPT, teknologi yang mengubah percakapan dalam bahasa Indonesia menjadi teks secara otomatis," papar Gusti.
Pada dasarnya kata Gusti, teknologi sangat bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan dan memajukan peradaban, apabila dibangun dalam suatu sistem yang harmonis.
" Untuk itulah, Kemeterian Riset dan Teknologi menetapkan Program Utamanya yaitu Penguatan Sistem Inovasi Nasional. Satu langkah signifikan yang dilakukan untuk mendorong dan melakukan penguatan sistem inovasi daerah adalah Rancangan Peraturan Bersama antara Menteri Negara Riset dan Teknologi dan Menteri Dalam Negeri tentang Penguatan Sistem Inovasi Daerah."
Sedangkan filosofi dari suatu sistem inovasi itu sendiri adalah terbentuknya jejaring atau interaksi dan sinergi antar aktor inovasi dan business) untuk menghasilkan produk inovasi.
" Dengan begitu saya yakin sistem inovasi daerah akan semakin kuat dan berkembang, sehingga harapan untuk menjadikan bangsa ini sebagai innovation nation akan segera terwujud," tutup Gusti.
<!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} </style> <![endif]-->
Baca tanpa iklan