TRIBUNNEWS.COM - Kepada Pemkot Kota Surabaya, saya mahasiswa asli jogja yang berdomisili di daerah Sidotopo mulai tahun 2010 dan saya yang sering bepergian terutama hari Jumat Surabaya-Jogja menggunakan angkutan umum, terutama line F.
Satu hal yang menjadikan saya prihatin adalah kondisi terminal angkutan umum (line) yang ada di kota Surabaya. Salah satu hal yang cukup tidak mengenakan adalah bau tidak sedap yang ditimbulkan air kencing. Sering sekali saya melihat di terminal Joyoboyo para “penghuni” terminal membuang air sembarangan, maaf sampai-sampai yang cukup parah ada seorang yang tiba-tiba keluar dari line kemudian berdiri menempel di samping line kemudian buang air, padahal di dalam line ada penumpangnya.
Peristiwa-peristiwa seperti itu sering terjadi, dan tentunya itu adalah suatu awal yang kurang baik untuk perkembangan transportasi umum di Surabaya. Saya mengusulkan untuk memperbanyak toilet umum di tempat-tempat umum seperti terminal, halte, dan tempat keramaian (outdoor) yang lain. Namun ada hal yang perlu dipertimbangkan juga adalah masalah bayaran toilet, karena itu adalah salah satu sebab utama orang enggan buang air di toilet umum.
Jadi mohon dua masalah ini yaitu penambahan jumlah toilet umum dan bayaran toilet untuk dicarikan solusi demi masa depan kenyamanan sarana transportasi umum di Surabaya yang lebih baik.
TRIBUNNERS POPULER
Baca tanpa iklan