News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Perpisahan KBRI Rabat Bersama 21 Mahasiswa STAINU Jakarta

Editor: Widiyabuana Slay
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KBRI Rabat Untuk Kerajaan Maroko mengadakan perpisahan dengan 21 mahasiswa STAINU Jakarta yang telah menyelesaikan program Kelas Internasional di Universitas Ibn. Thufail, Kenitra-Maroko selama setahun.

TRIBUNNEWS.COM - KBRI Rabat Untuk Kerajaan Maroko mengadakan perpisahan dengan 21 mahasiswa STAINU Jakarta  yang telah menyelesaikan program Kelas Internasional di Universitas Ibn. Thufail, Kenitra-Maroko  selama setahun.

Tepat pukul 09.00 waktu setempat  acara dimulai dengan di hadiri oleh Duta Besar Untuk Kerajaan Maroko H. Tosari Widjaja beserta semua jajaran staf KBRI Rabat dan sejumlah pengurus Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Maroko serta Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Maroko.

Irvan Prasetyo selaku perwakilan mahasiswa STINU Jakarta menyampaikan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan selama berlangsungnya belajar di universitas Ibn. Thufail, Kenitra-Maroko kepada pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Rabat dan kepada semua pihak lainnya yang telah memberikan sumbangsihnya kepada mereka.

Dalam kesempatan ini Duta Besar  Republik Indonesia Untuk kerajaan Maroko H. Tosari Widjaja menyampaiakan kepada 21 mahasiswa STAINU Jakarta agar ilmu yang telah didapat bisa memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat , beliau juga berharap semoga mereka mampu membawa semangat baru yang bisa dibagikan kepada masyarakat dan semoga didalam perjalanan nanti selamat sampai ke Indonesia.

Dubes H.Tosari Widjaja juga mengungkapkan keinginannya untuk membangun peradaban antara Indonesia dan Maroko mengingat tradisi keilmuan di Maroko sangat tinggi dan banyaknya kesamaan antara Inodenesia dan Maroko.

Dalam acara tersebut juga diisi dengan pemutaran video tentang kegiatan mahasiswa STAINU Jakarta selama di Maroko. Tepat pukul 10.45 waktu setempat 21 mahasiswa STAINU berangkat menuju ke bandara Mohammad V, Casablanca dengan ditemani sejumlah pengurus PPI Maroko dan PCINU Maroko.

*Penulis: Kusnadi El-Ghezwa (KoordinatorLlajnah Ta’lif wa nasyr PCINU Maroko.)

TRIBUNNERS POPULER


Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini