TRIBUNNERS - Meskipun zaman sudah maju, masyarakat dusun Jopaten, Poncosari, Srandakan, Yogyakarta, masih memelihara tradisi Merti Dusun.
Tradisi yang berarti bersih dusun ini, rutin diadakan setahun sekali. Maksud dari kegiatan ini adalah untuk menghalau bala, atau kesialan bagi penduduk desa.
Mereka meyakini, jika tradisi ini tidak dijalankan, maka akan ditimpa sakit penyakit atau kehilangan nyawa. Sejak itulah tradisi Merti Dusun itu tidak pernah ditinggalkan.
Kegiatan diawali dengan tirakatan pada malam sebelumnya. Baru setelahnya dilanjutkan dengan acara gendurenan dan membuat sesaji-sesaji untuk menghormati leluhur masyarakat Jopaten yaitu Kyai Jopati.
Setiap acara Merti Dusun diadakan, juga dilangsungkan pementasan wayang kulit, dan harus tepat di hari Rabu Kliwon. Lakon yang dimainkan adalah Bharatayuda.
Saat ini kegiatan Merti Dusun diadakan sebagai bentuk syukur atas hasil panen petani kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Baca tanpa iklan