News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Batal Kirim Orangutan ke Korut, Ahok Dipuji

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menaiki mobil usai memenuhi panggilan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/2/2016). Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mendatangi Bareskrim untuk memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi untuk kasus dugaan korupsi pengadaan 49 paket uninterruptible power supply (UPS) dalam APBD-P DKI Jakarta 2014. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Ditulis oleh : Yayasan Scorpion

TRIBUNNERS - Yayasan Scorpion mengapresiasi keputusan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang membatalkan rencana pengiriman orangutan ke Korea Utara.

"Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada Gubernur Ahok karena telah mendengarkan keprihatinan kami dan mengambil keputusan yang tepat untuk orangutan," ujar Direktur Program Yayasan Scorpion, Selasa (1/3/2016).

Kendati demikian menurut Gunung Gea, masih terdapat ancaman bagi orangtuan lainnya, yaitu rencana pengiriman orangutan ke kebun binatang Tiongkok.

"Kami juga mengetahui tentang adanya permohonan Tiongkok untuk mendapatkan orangutan dari Indonesia. Kebun binatang di Tiongkok juga terkenal karena kekejaman terhadap hewan, terutama kera yang sering mereka gunakan dalam atraksi berpakaian seperti badut dan menggunakannya dalam pertunjukan bergaya sirkus. Ini akan menjadi bencana jika orangutan itu harus dikirim ke Tiongkok dan kami berharap Menteri Siti Nurbaya Bakar (Kementerian Lingkungan Hidup), tidak akan membiarkan pengiriman orangutan ke Tiongkok,"  ujarnya.

Seperti diberitakan, Senin (29/2/2016), Ahok menyatakan telah membatalkan rencana pengiriman orangutan ke Korut.

Menurutnya hal itu dikarenakan tidak mudah melakukan perawatan terhadap orangutan. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini