News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Mahasiswa Unismuh Mengajar di Desa Terpencil

Penulis: Adhan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kondisi Bangunan Kelas X MTS dan MA Ukhuwah Islamiyah Patalasang

TRIBUNNERS - Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, atau yang lebih dikenal dengan English Department Students Association (EDSA) Unismuh Makassar, menggelar kegiatan yang bertajuk EDSA Social Movement (Traveling, Teaching and Medical) pada tanggal 15-17 April 2016 lalu, di MTS dan MA Ukhuwa Islamiyah Patalassang, Dusun Patalassang, Desa Pao, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten GOWA.

Kegiatan itu dilakukan dalam rangka pengejewantahan program kerja bidang advokasi dan konsultasi, 

Menurut seorang anggota panitia, MTS dan MA Ukhuwah dipilih karena MTS dan MA Ukhuwah Islamiyah Pattallassang merupakan satu dari banyaknya sekolah yang bisa dikata berada di pelosok negeri ini.

Jarak tempuh untuk sampai ke MTS dan MA Ukhuwah Islamiyah Patalasang bisa mencapai 3-4 kilometer, dengan jalan membelah hutan atau sekitar 1 kilometer dengan jalan tanah yang menanjak, tapi walau dengan keadaan seperti itu siswa siswi di sana sangatlah bersemangat dan mau untuk belajar.

Dalam kegiatan ini EDSA bekerjasama dengan beberapa lembaga internal seperti Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran, Lembaga Pers Mahasiswa Corong, serta lembaga eksternal kampus yakni Dewan Kerja Ranting Tombolo Pao.

Dalam kegiatan ini diisi dengan proses belajar mengajar, memotivasi peserta didik, pengadaan taman baca serta penyuluhan dan pelayanan kesehatan gratis.

"Tujuannya adalah membagi apa yang kita dapatkan di Unismuh, terkhususnya mengajarkan metode-metode atau cara belajar berbahasa Inggris yang mudah karena background kami dari jurusan pendidikan bahasa Inggris,” ujar Muh Arwin, selaku Ketua Umum EDSA.

“Selain itu kegiatan ini juga bertujuan sebagai wadah agar pemerintah atau pun masyarakat luas dapat mengetahui adanya sekolah atau pun daerah yang masih terpencil seperti ini,” tambahnya.

Kegiatan ini merupakan kegiatan social movement pertama yang EDSA laksanakan  hingga ke pelosok desa. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini