News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Bangun Kilang Baru Indonesia Bisa Swasembada BBM

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ANGGOTA DPR RI NASDEM KUNJUNGI TRIBUN - Empat anggota DPR RI Partai Nasdem berkunjung ke Kantor Tribun Jakarta, yang diterima langsung oleh Febby Mahendra Putra, GM Newsroom dan Pemred Warta Kota Ahmad Subechi, Kamis (22/9/2016). Keempat Aggota DPR adalah, Supadin anggota DPR RI Komisi I, Hamdani anggota DPR RI Komisi IV, Kurtubi anggota DPR RI Komisi VII dan Taufiqulhadi anggota DPR RI Komisi III. TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO

Ditulis oleh : Fraksi nasdem

TRIBUNNERS - Kesalahan tata kelola dan kebijakan migas selama lebih dari 15 tahun ditandai dengan tidak dibangunnya kilang meski bebutuhan BBM terus meningkat. Akibatnya, impor BBM terus meningkat dan kini sekitar 60 persen kebutuhan BBM harus diimpor. 

"Memang, margin kilang relatif rendah (bila dibanding sektor hulu). Namun ada manfaat besar yang bisa didapat jika Indonesia membangun kilang, menciptakan lapangan kerja dan multiplier effect yang besar," demikian disampaikan oleh anggota Komisi VII DPR Kurtubi usai mengisi acara di TV Parlemen, Selasa (27/9/2016), melalui pesan singkatnya.

Kurtubi menjelaskan, pada saat keuntungan sektor hulu anjlok karena harga crude oil yang rendah, justru keuntungan kilang minyak/hilir secara relatif meningkat.

Tidak hanya itu, kondisi tersebut juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap total profit perusahaan minyak yang terintegrasi (bergerak dari hulu sampai hilir) seperti Pertamina. 

"Kini keuntungan Pertamina dalam semester I/2016 sekitar US$1.5 milyar yang sebagian besar berasal dari sektor hilir. Oleh karena itu saya mendukung program swasembada BBM dengan meningkatkan kapasitas kilang BBM melalui upgrading kilang existing (yang masih ada-red) dan membangun kilang baru yang lokasinya mestinya mempertimbangkan efisiensi biaya distribusi BBM," katanya. 

Namun politisi NasDem ini mengingatkan, karena kilang baru yang dibangun harus mengolah crude oil impor, diperlukan lokasi yang bisa dilalui oleh tanker raksasa.

"Salah satu lokasi yang tepat untuk kilang baru adalah di Lombok karena Selat Lombok yang lebar (45 km) dan dalam (5 km)," tutupnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini