Oleh: Xavier Quentin Pranata, penulis lebih dari 65 buku dan ratusan artikel
TRIBUNNEWS.COM - Inilah yang terbayang di mata saya saat Josepha Alexandra berani bersuara menentang suara juri di kursi peradilan yang dingin.
Keberanian Ocha, siswi SMAN 1 Pontianak, memprotes keputusan juri dalam final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat menjadi viral.
Sontak keberanian Ocha, demikian julukan akrabnya, melawan kekuasaan yang menyalahkan jawabannya yang dianggap benar bagi banyak orang, termasuk Tirsa Biani, lewat akun Instagramnya:
“kasih paham dek!!!! Kasih paham!!!!” ikut viral.
Sesuai arti namanya “penolong/pembela manusia yang taat” (Josepha dari Jusuf/Josef yang berakar dari bahasa Ibrani yang sering dikaitkan dengan ketakwaan, kerendahan hati, dan keteguhan hati plus Alexandra yang berasal dari bahasa Yunani Alexein atau membela dan Anēr atau manusia, yang berarti “pembela manusia” atau “pejuang wanita”).
Pelajar asal Pontianak ini berani menyuarakan kebenaran di ‘mahkamah’ yang terkesan ‘angkuh’ dan ‘tak bisa dibantah’.
Frasa “No Viral No Justice” kembali terjadi.
Setelah keberaniannya melawan ‘pengadilan’ yang dingin dan beku, Ocha bak teh hangat yang mencairkan semua kekakuan dan ‘keangkuhan’ hirarki kekuasaan.
Keberanian gadis Pontianak ini berbuah simpati dan empati dari banyak kalangan yang membuat Shindy Luftiana berkata:
“Atas kejadian tersebut, dari lubuk hati yang paling dalam, saya memohon maaf kepada seluruh pihak yang merasa kecewa.”
Keberanian Ocha bukan hanya mengundang simpati, melainkan mendulang apresiasi.
Tak kurang dari M. Rifqi yang lewat akun Instagramnya @bang.rifqi.mrk melakukan video call ke Josepha Alexandra dan menawarinya beasiswa kuliah ke Tiongkok.
Bonusnya, Ocha bisa langsung bekerja di beberapa perusahaan besar.
Bukankah ini berkah yang luar biasa bagi yang ‘dianggap lemah’ melawan ‘gajah’ berupa kekuasaan.
Hadiah ini merupakan perwujudan nilai hidupnya yang tertuang dalam Instagramnya, Luke 1:37 yang berbunyi: “For nothing will be impossible with God.”
(*)
Baca tanpa iklan