News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Video Analisa Evaluasi Akhir Tahun Polrestabes Semarang

Editor: Bian Harnansa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Selama tahun 2015, Polrestabes Semarang mencatat kejahatan paling banyak di Kota Semarang

masih didominasi oleh pencurian sepeda motor (curanmor). Total sebanyak 542 kasus curanmor terjadi pada 2015. Jumlah itu turun 0,9 persen

dibanding tahun lalu sebanyak 633 kasus.Dari total 542 kasus curanmor selama 2015, Polrestabes Semarang berhasil mengungkap 97 kasus diantaranya.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin, mengatakan, curanmor memang memiliki tingkat kesulitan tersendiri dalam pengungkapannya.

"Curanmor ini terbilang susah diberantas, karena sepeda motor curiannya diprotoli, di mutilasi, dijual terpisah. Sehingga sudah terlacak. Jualnya juga ke luar daerah seperti ke Demak,

Jepara, Batang," kata Burhanudin, Kamis (31/12/2015). Burhanudin menghimbau kepada masyarakat khususnya Kota Semarang agar tetap waspada

dalam memarkir kendaraannya. "Pasang kunci pengaman ganda, kami tak henti hentinya menghimbau agar memasang kunci pengaman ganda.

Meski tidak menjamin 100 persen aman, tapi minimal menyulitkan pelaku kejahatan curanmor," katanya.

Selain curanmor, di Kota Semarang juga marak pencurian dengan pemberatan (Currat). Tercatat 455 kasus currat terjadi sejak 2015, turun satu persen dibanding tahun 2014 441 kasus.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini