TRIBUNNEWS.COM, PROBOLINGGO -- Pengikut padepokan pimpinan Taat Pribadi mulai dijemput pihak keluarga.
Mereka terpaksa dijemput keluarga karena sudah tidak memiliki uang untuk pulang kampung.
Adapun sekitar 150 pengikut padepokan pimpinan Taat Pribadi masih bertahan di dalam padepokan Dimas Kanjeng.
Sebagian dari mereka mengaku ingin pulang tetapi sudah tidak memiliki uang lagi untuk ongkos.
Padahal sebagian besar pengikut yang bertahan di padepokan berasal dari beragam daerah di luar Probolinggo, Jawa Timur. (*)
Baca tanpa iklan