Panitia qurban saat mengumpulkan daging yang akan di bagikan kepada warga RW 05 Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara, Selasa (20/7/2021). Panitia qurban tahun ini melakukan penyaluran daging qurban Idul Adha 2021 secara door to door atau diantar langsung ke rumah-rumah warga yang berhak menerimanya untuk mencegah terjadinya kerumunan orang saat pengambilan daging. Sebagaimana diketahui, PPKM Darurat di DKI Jakarta telah berjalan selama 18 hari guna mencegah penyebaran virus Covid-19, Panitia berharap kepada warga penerima daging untuk tetap berada dirumah agar tidak menimbulkan klaster baru Covid-19. Tribunnews/Jeprima

Panitia qurban saat mengumpulkan daging yang akan di bagikan kepada warga RW 05 Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara, Selasa (20/7/2021). Panitia qurban tahun ini melakukan penyaluran daging qurban Idul Adha 2021 secara door to door atau diantar langsung ke rumah-rumah warga yang berhak menerimanya untuk mencegah terjadinya kerumunan orang saat pengambilan daging. Sebagaimana diketahui, PPKM Darurat di DKI Jakarta telah berjalan selama 18 hari guna mencegah penyebaran virus Covid-19, Panitia berharap kepada warga penerima daging untuk tetap berada dirumah agar tidak menimbulkan klaster baru Covid-19. Tribunnews/Jeprima

Panitia qurban saat mengumpulkan daging yang akan di bagikan kepada warga RW 05 Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara, Selasa (20/7/2021). Panitia qurban tahun ini melakukan penyaluran daging qurban Idul Adha 2021 secara door to door atau diantar langsung ke rumah-rumah warga yang berhak menerimanya untuk mencegah terjadinya kerumunan orang saat pengambilan daging. Sebagaimana diketahui, PPKM Darurat di DKI Jakarta telah berjalan selama 18 hari guna mencegah penyebaran virus Covid-19, Panitia berharap kepada warga penerima daging untuk tetap berada dirumah agar tidak menimbulkan klaster baru Covid-19. Tribunnews/Jeprima

Panitia qurban saat mengumpulkan daging yang akan di bagikan kepada warga RW 05 Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara, Selasa (20/7/2021). Panitia qurban tahun ini melakukan penyaluran daging qurban Idul Adha 2021 secara door to door atau diantar langsung ke rumah-rumah warga yang berhak menerimanya untuk mencegah terjadinya kerumunan orang saat pengambilan daging. Sebagaimana diketahui, PPKM Darurat di DKI Jakarta telah berjalan selama 18 hari guna mencegah penyebaran virus Covid-19, Panitia berharap kepada warga penerima daging untuk tetap berada dirumah agar tidak menimbulkan klaster baru Covid-19. Tribunnews/Jeprima

Panitia qurban saat mengumpulkan daging yang akan di bagikan kepada warga RW 05 Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara, Selasa (20/7/2021). Panitia qurban tahun ini melakukan penyaluran daging qurban Idul Adha 2021 secara door to door atau diantar langsung ke rumah-rumah warga yang berhak menerimanya untuk mencegah terjadinya kerumunan orang saat pengambilan daging. Sebagaimana diketahui, PPKM Darurat di DKI Jakarta telah berjalan selama 18 hari guna mencegah penyebaran virus Covid-19, Panitia berharap kepada warga penerima daging untuk tetap berada dirumah agar tidak menimbulkan klaster baru Covid-19. Tribunnews/Jeprima

Panitia qurban saat mengumpulkan daging yang akan di bagikan kepada warga RW 05 Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara, Selasa (20/7/2021). Panitia qurban tahun ini melakukan penyaluran daging qurban Idul Adha 2021 secara door to door atau diantar langsung ke rumah-rumah warga yang berhak menerimanya untuk mencegah terjadinya kerumunan orang saat pengambilan daging. Sebagaimana diketahui, PPKM Darurat di DKI Jakarta telah berjalan selama 18 hari guna mencegah penyebaran virus Covid-19, Panitia berharap kepada warga penerima daging untuk tetap berada dirumah agar tidak menimbulkan klaster baru Covid-19. Tribunnews/Jeprima

Panitia qurban saat mengumpulkan daging yang akan di bagikan kepada warga RW 05 Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara, Selasa (20/7/2021). Panitia qurban tahun ini melakukan penyaluran daging qurban Idul Adha 2021 secara door to door atau diantar langsung ke rumah-rumah warga yang berhak menerimanya untuk mencegah terjadinya kerumunan orang saat pengambilan daging. Sebagaimana diketahui, PPKM Darurat di DKI Jakarta telah berjalan selama 18 hari guna mencegah penyebaran virus Covid-19, Panitia berharap kepada warga penerima daging untuk tetap berada dirumah agar tidak menimbulkan klaster baru Covid-19. Tribunnews/Jeprima

Panitia qurban saat mengumpulkan daging yang akan di bagikan kepada warga RW 05 Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara, Selasa (20/7/2021). Panitia qurban tahun ini melakukan penyaluran daging qurban Idul Adha 2021 secara door to door atau diantar langsung ke rumah-rumah warga yang berhak menerimanya untuk mencegah terjadinya kerumunan orang saat pengambilan daging. Sebagaimana diketahui, PPKM Darurat di DKI Jakarta telah berjalan selama 18 hari guna mencegah penyebaran virus Covid-19, Panitia berharap kepada warga penerima daging untuk tetap berada dirumah agar tidak menimbulkan klaster baru Covid-19. Tribunnews/Jeprima

Panitia qurban saat mengumpulkan daging yang akan di bagikan kepada warga RW 05 Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara, Selasa (20/7/2021). Panitia qurban tahun ini melakukan penyaluran daging qurban Idul Adha 2021 secara door to door atau diantar langsung ke rumah-rumah warga yang berhak menerimanya untuk mencegah terjadinya kerumunan orang saat pengambilan daging. Sebagaimana diketahui, PPKM Darurat di DKI Jakarta telah berjalan selama 18 hari guna mencegah penyebaran virus Covid-19, Panitia berharap kepada warga penerima daging untuk tetap berada dirumah agar tidak menimbulkan klaster baru Covid-19. Tribunnews/Jeprima

Panitia qurban saat mengumpulkan daging yang akan di bagikan kepada warga RW 05 Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara, Selasa (20/7/2021). Panitia qurban tahun ini melakukan penyaluran daging qurban Idul Adha 2021 secara door to door atau diantar langsung ke rumah-rumah warga yang berhak menerimanya untuk mencegah terjadinya kerumunan orang saat pengambilan daging. Sebagaimana diketahui, PPKM Darurat di DKI Jakarta telah berjalan selama 18 hari guna mencegah penyebaran virus Covid-19, Panitia berharap kepada warga penerima daging untuk tetap berada dirumah agar tidak menimbulkan klaster baru Covid-19. Tribunnews/Jeprima