Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
Live
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
ABC World

Jackpotnya Dibuat Kadaluarsa, Pejudi Tinggalkan Mesin Poker Lebih Cepat

Akankah Anda terus berjudi di mesin poker, jika Anda tahu bahwa tidak ada lagi kesempatan untuk menang jackpot? Itulah yang diterapkan…

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Memuat video…

Akankah Anda terus berjudi di mesin poker, jika Anda tahu bahwa tidak ada lagi kesempatan untuk menang jackpot? Itulah yang diterapkan dalam suatu ujicoba pada mesin poker di Australia.

Dengan ditetapkannya waktu kadaluarsa bagi kemenangan besar ('jackpot') dari sebuah mesin poker, telah menyebabkan para penjudi angkat kaki lebih cepat.

Demikian diungkapkan sebuah studi baru yang dipublikasikan di Journal of Gambling Studies. Penelitian itu menjelaskan bahwa sebuah program dimana setelah rentang waktu tertentu, sebuah pesan muncul di layar mesin, menginformasikan pada penjudi, bahwa 'jackpot sudah kadaluwarsa'.

Artinya, tidak ada lagi kesempatan bagi pemain judi memenangkan uang jackpot untuk beberapa waktu tertentu.

Professor Matthew Rockloff yang memimpin penelitian mengatakan, sistem jackpot kadaluarsa itu dimaksudkan sebagai alat pelindung bagi penjudi.

"Ini merupakan sebagai 'rem sejenak' untuk para pejudi, dan merupakan cara yang kurang paternalistik dari langka-langkah lain untuk dapat menghentikan orang berjudi atau membatasi keinginan berjudi mereka," katanya.

p machine Mesin poker.

Rekomendasi Untuk Anda

Pengkajian itu menguji program tersebut pada 130 orang sukarelawan, yang diberi uang masing-masing 20 dolar (sekitar 200 ribu rupiah) untuk berjudi.

Mereka kemudian diminta untuk berjudi di sebuah mesin permainan elektronik yang dipasang di sebuah lapotop, dengan kemungkinan dapat memenangkan uang jackpot sebesar 500 dolar (sekitar 5 juta rupiah).

Mesin poker itu juga sudah diatur sedemikian rupa sehingga pemain akan dapat menang kecil pada awalnya, yang kemudian disusul dengan masa kekalahan di waktu-waktu tertentu.

"Setelah pesan 'jackpot kadaluwarsa' muncul di layar mesin, orang mulai mengendurkan permainan judinya. Akhirnya mereka berhenti bermain lebih cepat, yang berarti mereka pulang dengan tidak kehilangan uang banyak, kalau kalah," demikian penjelasan Prof. Rockloff.

Peringatan kadaluwarsa itu merupakan 'rem halus' karena bertindak sebagai titik penentu bagi para pejudi, dan mengganggu laju permainan mereka.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas