Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
ABC World

Kehidupan Dami Im di Queensland Usai Eurovision

Ratu Eurovision Australia Dami Im berharap bisa "menonton acara masak dan minum kopi" sembari menyesuaikan diri dengan kehidupannya…

Tribun X Baca tanpa iklan

Ratu Eurovision Australia Dami Im berharap bisa "menonton acara masak dan minum kopi" sembari menyesuaikan diri dengan kehidupannya setelah tampil di lomba nyanyi populer Eurovision.

Dami Im sudah membayangkan waktu-waktu istimewa bersama dengan suaminya, saudara dan teman-teman dekatnya di kota Logan, Queensland.

Dia telah melantunkan Sound of Silence pada grand final di Eurovision bulan lalu, dan berhasil keluar sebagai juara kedua.

Sekembalinya ke Australia, warga Queensland ini mengatakan akan menjalani hidupnya termasuk melakukan tugas-tugas sehari-hari seperti berbelanja.

"Hidup saya di sini benar-benar biasa saja, kami makan malam dan pergi belanja... sama seperti orang lain," katanya.

"Saya akan bermain piano, menonton acara masak, serta drama Korea," tambah Dami Im.

Dia mengakui tidak begitu terkenal di Kota Logan. "Kalau saya pergi (belanja) tanpa make-up, berpakaian jelek, orang tak akan mengenaliku - tentu saja ini baik sebab saya tidak ingin mereka mengenali saya," katanya kepada Steve Austin dari ABC.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau ada yang minta berfoto, saya sering bilang, anda yakin? Sebab saya tidak mirip Dami saat ini," ujarnya.

Dami Im berharap suksesnya di Eurovision bisa mendorong orang untuk menyelenggarakan lomba nyanyi serupa di kawasan Asia Pasifik.

"Saya kira namanya bukan Asiavision, karena seharusnya mencakup Asia Pasifik untuk mewadahi negara seperti Selandia Baru dan Samoa," katanya.

"banyak sekali budaya musik yang bisa dijangkau. Mengapa kita tidak menyatukannya di satu panggung dan menikmatinya," tambah Dami.

Mimpinya untuk menjadi bintang pop bermula ketika masih remaja saat mendengarkan lagu-lagu Kylie Minogue, Mariah Carey dan Spice Girls.

"Saya selalu menganggap akan menjadi pianis konser karena saya bisa hal itu. Saat tiba di Australia, saya tak bisa Bahasa Inggris namun bisa main piano sehingga teman dan guruku mulai tahu," katanya.

"Saya mulai memenangkan penghargaan (main piano) di Brisbane, namun dalam hati tetap ingin jadi artis pop," tambahnya lagi.

Dia mengaku tak pernah menduga akan seberapa terkenal dia nantinya. "Artis pop yang kita lihat setiap hari - mereka cantik sekali, seperti Beyonce, dan mendapatkan semuanya secara sempurna," ujar Dami.

"Saya tak pernah membayangkan akan seperti itu, namun saya menemukan kesuksesan besar dibandingkan yang pernah saya bayangkan," katanya.

"Saya meraih mimpiku dan meraih lebih banyak daripada yang pernah saya impikan," tambah Dami.

Dami Im usai memastikan masuk babak final Eurovision 2016
Dami Im usai memastikan masuk babak final Eurovision 2016.

Twitter: Dami Im

Dami mengatakan, "keanehannya" turut membantunya dalam berhubungan dengan fansnya di seluruh dunia.

"Sebab saya aneh dan semua orang sedikit aneh, jadi nyambung," katanya.

Keluarganya datang ke Australia saat Dami masih 9 tahun, namun dia sering pulang ke Korea.

Dia mengaku popularitasnya belakangan di negara kelahirannya juga menyentuh hatinya.

"Saat mengunjungi keluarga di Korea saya dengar lagu-laguku diputar di kafe dan di jalan. Saat mereka mendengarkan lagu pop, mereka memilih lagu-laguku dan saya sangat bangga," katanya.

Semakin jarang melihat Dami Im tanpa suaminya Noah Kim di sampingnya.

"Ada suami dan istri yang saling melengkapi, dan saya sadar bahwa jika kondisinya sebaliknya, maka saya akan cemburu," katanya.

"Dia pria hebat dan sangat mendukung. Dia mau yang terbaik buatku. Karirnya sendiri sebagai pekerja sosial cukup hebat, namun dia rela melepaskan itu demi mendukung karir saya... Saya sangat beruntung," katanya.

Saudaranya bernama Kenny juga turut menjadi tim pendukung, sering berperan sebagai PR.

"Saudara saya sering menjemputku ke bandara, bisa tiga atau empat kali sepekan," katanya.

"Di Eurovision saya ditanya apa yang akan saya lakukan setelah ini dan saya bilang mau \'minum lemon\'. Saat tiba di rumah, saudaraku terus menertawaiku," kata Dami.

"Dia terus menggodaku, katanya, \'kau bilang minum lemon di depan 200 juta orang - kau hebat Dami," katanya.

Dami berharap penampil Eurovision dari Australia berikutnya bisa menikmati perjalanannya.

"Benar-benar gila dan melelahkan, dan anda ditarik kesana kemari. Namun itu merupakan pengalaman paling hebat dan harus dirasakan semuanya," kata Dami Im.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris di sini.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas