Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Orang Tua di Filipina Paksa Putrinya Bertindak Seksual Untuk Dijual ke Pedofil

Ketika petugas dari Polisi Federal Australia (AFP) menggerebek rumah seorang pedofil di Queensland, mereka terkejut bahwa yang memberikan…

Polisi menemukan pria tersebut membayar untuk jasa video livestream dari Filipina.

A woman in an orange top standing before a judge in a court room

Reuters: Eloisa Lopez: Vilma (kanan) dikenai hukuman penjara 20 tahun dan harus membayar kompensasi kepada anak-anaknya.

Jumlah perempuan yang ditahan karena memfasilitasi kegiatan ini juga meningkat sejak pandemi dimulai beberapa bulan lalu.

Sejak bulan Mei, delapan perempuan Filipina sudah ditahan karena menjual anak-anak mereka di internet, dan 56 anak-anak sudah diselamatkan oleh pihak berwenang.

Dalam satu kasus, tujuh anak-anak termasuk bayi perempuan berusia tiga bulan diselamatkan dari sebuah rumah di pinggiran kota Manila.

Ibu mereka yang berusia 28 tahun dikenai tuduhan menjual dua anak laki-laki dan dua anak perempuannya kepada pedofil di internet.\

Seorang tetangga perempuan juga dikenai tuduhan mengambil uang kirim dari sebuah tempat penerimaan.

"Pelaku mungkin melihat tindakan mereka sebagai tindakan beresiko rendah karena mereka melakukannya dari rumah mereka sendiri," kata Sersan Detektif Marshall yang sekarang ditugaskan oleh AFP di Manila.

Para petugas AFP ditugaskan di Filipina guna membantu negeri itu menangani kejahatan seksual online tersebut dan menemukan pelaku pedofil asal Australia berdasarkan informasi atau jejak transaksi keuangan yang dilakukan.

Beberapa warga Australia sudah ditahan selama beberapa bulan terakhir dan dikenai tuduhan melakukan kejahatan seksual melibatkan anak-anak di Filipina.

Lihat artikel selengkapnya dalam bahasa Inggris di sini

  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas