Tribun

Tiket Terbang Keliling Australia Tanpa Mendarat Laris Terjual Dalam 10 Menit

Kangen liburan dan naik pesawat? Warga Australia kini bisa melihat tempat-tempat indah dari udara atau berlibur dari hotel berbintang…

Industri penerbangan dan hotel adalah dua sektor yang termasuk paling terkena dampak akibat pembatasan pergerakan internasional di banyak negara saat pandemi COVID-19.

Sambil menunggu berakhirnya pandemi, muncul ide baru untuk menggerakkan dua industri tersebut dengan menawarkan penerbangan melihat tempat wisata dari udara serta menikmati liburan dari hotel berbintang di kota sendiri.

Maskapai penerbangan utama Australia, Qantas sekarang menawarkan paket bernama \'Great Southern Land\', dengan yang paling murah seharga AU$787, atau sekitar Rp 8 juta, untuk kelas ekonomi.

Penerbangan akan dimulai dari Sydney dan berakhir di Sydney juga.

Di luar dugaan, menurut Qantas, hanya dalam waktu 10 menit sejak ditawarkan, 130 orang sudah membeli tiket untuk penerbangan tersebut.

An aerial view of Hayman Island

AAP: Mick Tsikas: Perbatasan NSW dengan Queensland masih ditutup namun penumpang bisa melihat keindahan Great Barrier Reef dari udara.

Sementara itu beberapa hotel berbintang lima di Sydney mulai menawarkan paket liburan bagi warganya untuk berlibur di kota sendiri.

Paket model ini yang disebut sebagai \'bed and breakfast\' tidaklah banyak dilakukan oleh hotel bintang lima yang lebih biasa menjamu tamu-tamu internasional dari mancanegara.

Tapi kini Hotel Hyatt Regency, yang merupakan hotel terbesar di Australia dengan 892 kamar mulai menawarkannya.

"Kami memiliki beberapa acara besar yang akan terjadi bulan Maret dan April, namun semua harus dibatalkan ketika perbatasan ditutup," kata manajer umum hotel Jane Lyons.

Halaman
12
Ikuti kami di
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas