Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bea Cukai Maluku Lepas Ekspor Perdana Olahan Kayu Framing Door ke India

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Maluku, Finari Manan, bersama Gubernur Maluku Utara, K.H Abdul Gani Kasuba, melepas ekspor perdana olahan kusen.

Bea Cukai Maluku Lepas Ekspor Perdana Olahan Kayu Framing Door ke India
Bea Cukai
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Maluku, Finari Manan, bersama Gubernur Maluku Utara, K.H Abdul Gani Kasuba, melepas Olahan kayu yang dikemas dalam satu kontainer 20 feet dan bernilai ekspor sebesar USD10.250 ini, dikirim ke Banglore, India, dari Pelabuhan A.Yani, Ternate, pada Jumat (25/10). 

TRIBUNNEWS.COM, TERNATE, 29/10/2019 – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Maluku, Finari Manan, bersama Gubernur Maluku Utara, K.H Abdul Gani Kasuba, melepas ekspor perdana olahan kayu framing door (kusen) dengan berat bruto 10.000 kg milik CV Citra Jepara. Olahan kayu yang dikemas dalam satu kontainer 20 feet dan bernilai ekspor sebesar USD10.250 ini, dikirim ke Banglore, India, dari Pelabuhan A.Yani, Ternate, pada Jumat (25/10).

Finari Manan menyampaikan bahwa Bea Cukai terus berkomitmen membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi pemerintah/kementerian lembaga guna meningkatkan perekomonian daerah dan mendorong investasi melalui peningkatan ekspor langsung dari Maluku Utara.

Baca: Bea Cukai Berhasil Amankan Sejuta Lebih Batang Rokok Ilegal di Jambi dan Gresik

"Keberhasilan CV Citra Jepara melakukan ekspor langsung perdana produk kayu olahan ke India, diharapkan dapat memicu dan mendorong industri kecil dan menengah (IKM) lain untuk makin produktif melaksanakan ekspor guna memberikan efek positif bagi multiplier effect kemajuan perekonomian Maluku Utara," ujar Finari dalam acara pelepasan yang juga dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Maluku Utara, general manager Pelindo IV Ternate, Kadis Kehutanan Prov. Maluku Utara, Kadis Koperasi dan UKM Prov. Maluku Utara, dan Kepala Balai Pertanian Kelas II Ternate.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Maluku Utara, K.H Abdul Gani Kasuba, menegaskan pelaksanaan ekspor kali ini merupakan wujud nyata sinergi Pakta Parada 2019, buah keberhasilan kerja sama antara pemerintah daerah dan instansi pemerintah terkait untuk bersama-sama mendukung ekspor langsung dari Maluku Utara. “Selain menggerakkan perekonomian daerah, kegiatan ekspor akan memberikan kontrobusi berupa devisa hasil ekspor guna membangun Provinsi Maluku Utara,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan penandatangan Pakta Parada 2019 di akhir Maret 2019 menjadi titik awal kesepakatan berbagai pihak di Maluku Utara untuk mendukung ekspor langsung dari Provinsi Maluku Utara. Pakta Parada memiliki makna, pakta berarti perjanjian dan parada dalam bahasa Ternate memiliki arti terang benderang. Kesepakatan ini diharapkan dapat menjadi kesepakatan bersama yang nantinya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Maluku Utara agar lebih gemilang.

Baca: Bea Cukai Sibolga Canangkan Zona Integritas dan Musnahkan Ratusan Ribu Barang Ilegal

“Kita semua berharap agar segala ikhtiar yang telah kita lakukan dapat bermuara kepada kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi Maluku Utara. Seluruh jajaran pimpinan terkait telah melakukan sinergi dengan segala daya dan upaya, kini tugas para pelaku perdagangan untuk memulai langkah agar dapat mendagangkan produk-produk mereka ke luar negeri,” pungkas Abdul Gani. (*)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Content Writer
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas