Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Batavia Air Layani Rute Jakarta-Jeddah-Ryadh PP

Maskapai penerbangan nasional Batavia Air akan melayani penerbangan ke Arab Saudi dengan rute JakartaI-Jeddah-Ryadh pp.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Toni Bramantoro
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maskapai penerbangan nasional Batavia Air akan melayani penerbangan ke Arab Saudi dengan rute JakartaI-Jeddah-Ryadh pp.

Penerbangan pertama akan dilakukan pada 23 Mei mendatang. Batavia menyediakan dua armada Airbus A330-200 dengan kapasitas 302 penumpang  yang akan dipergunakan menerbangkan penumpang.

Sebelumnya dua maskapai yang melayani rute Jakarta-Jeddah adalah Garuda Indonesia dan Lion Air.

Direktur Niaga Batavia Hasudungan Pandiangan mengatakan Batavia akan memberikan tarif promo 769 dollar AS pulang pergi hingga tanggal 14 Juni 2010.

Mulai tanggal 15 Juni, tarif akan menjadi normal yaitu 866 dollar per penumpang. Sedangkan untuk. Tenaga Kerja Indonesia (TKI) harga tiket satu kali perjalanan sebesar 353 dollar per penumpang.

"Batavia tidak memberikan harga yang rendah untuk menjaga agar tidak terjadi perang tarif," kata Hasudungan dalam launching penerbangan Jakarta-Jeddah-Ryaddh di Jakarta, Senin (10/5).

Batavia akan menerbangi Jeddah setiap hari, sedangkan yang nyambung ke Ryadh ada dua kali penerbangan yaitu setiap hari Senin dan Rabu.

Rekomendasi Untuk Anda

Dijelaskan Hasudungan Pandiangan, Batavia juga menyediakan kendaraan untuk mengantar para penumpang dari terminal 1 (terminal domestik) bandara Soekarno Hatta, Cengkareng ke terminal 2 (terminal internasional), sehingga penumpang dari luar daerah yang sebelumnya naik pesawat tidak telantar saat sampai di bandara.

Manajer Humas Batavia, Eddy Haryanto mengatakan, pihaknya menargetkan load factor Batavia bisa mencapai 80 persen.

"Segmen kami adalah para masyarakat yang akan umroh. Untuk segmen ibadah ini mencapai 75 persen, sedangkan TKI segmennya bisa mencapai 25 persen," ujar Eddy Haryanto.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas