Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Wow,,, Petani Banyumas Hasilkan 150 Kilogram Singkong Per Pohon

Tumarjo (57), petani dari Desa Kebasen, Kabupaten Banyumas, J

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Prawira
TRIBUNNEWS.COM, BANYUMAS - Tumarjo (57), petani dari Desa Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menemukan teknologi penanaman singkong dengan hasil buah singkong bisa mencapai satu setengah kuintal per pohon. Ia menggunakan metode penyambungan (grafting) dari dua jenis batang singkong berbeda, yaitu singkong karet dan singkong gatot kaca.

Tumarjo mengaku, sejak tahun 2007 ia sudah menghasilkan singkong seberat satu setengah kuintal dari menanam satu pohon singkong. Namun, singkong tersebut hanya dikonsumsi sendiri dan tidak dijual karena hanya untuk dibanggakan keluarga sendiri.

”Petani lain belum ada yang tertarik untuk tanam singkong saya ini. Mungkin belum berani,” ujarnya saat ditemui, Sabtu (22/5/2010).

Ia menuturkan, singkong yang dipanennya tersebut merupakan hasil grafting antara jenis singkong karet dan singkong gatot kaca. Batang singkong karet ditempatkan pada sambungan atas, sedangkan batang singkong gatot kaca yang ditanamkan di dalam tanah.

Menurut Anto (23), salah seorang anak Tumarjo, awalnya, keluarganya mencoba sistem penyambungan antara batang singkong karet dan singkong armona. Penyambungan itu menghasilkan singkong berbentuk panjang. Namun, panjangnya melebihi singkong armona biasa yang hanya 20 sentimeter, yakni mencapai satu meter. ”Singkong panjang-panjang itu lebih cocok untuk tape, seperti di Jawa Barat,” katanya.

Ayahnya kemudian mencoba menyambung singkong karet dan singkong gatot kaca yang memiliki bentuk umbi singkong lebih pendek dan bulat. ”Setelah disambung dengan singkong jenis gatot kaca, hasilnya bagus.”

Kepala Dinas Pertanian Banyumas Djoko Wikanto mengatakan, pihaknya tertarik untuk mengembangkan budidaya singkong dengan penyambungan batang singkong karet dan batang singkong gatot kaca bagi petani Banyumas. Singkong sebesar itu potensial sebagai bahan baku bioetanol. (Kompas Cetak)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas