Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bromo Berstatus Awas

Sriwijaya Air Alihkan Penerbangan tapi Batavia Malah Landing

Pesawat milik Sriwijaya Air dengan rute Jakarta-Malang melakukan pengalihan penerbangannya menyusul ditutupnya Bandara Abdul Rahman saleh, Malang.

Sriwijaya Air Alihkan Penerbangan tapi Batavia Malah Landing
jirolu.net
Suasana di Bandara Abdurrahman Saleh, Malang. 
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pesawat milik Sriwijaya Air dengan rute Jakarta-Malang kemungkinan melakukan pengalihan penerbangannya seiring dengan penutupan Bandara Abdul Rachman Saleh, Malang, akibat dampak erupsi Gunung Bromo di Jawa Timur.

Manajer Komunikasi Sriwijaya, Ruth Hanna Simatupang mengatakan, salah satu penerbangan yang sedianya melayani penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara Abdul Rachman Saleh, terpaksa dialihkan

"Kemungkinan penerbangan pesawat kami, SJ 246, akan divert  (pengalihan). Kemungkinan penerbangan akan dialihkan ke Surabaya (Bandara Juanda) atau Denpasar (Bandara Ngurah Rai)," kata Hanna di Jakarta, Senin (29/11/2010).

Setiap harinya Sriwijaya Air menerbangkan tiga pesawat, yaitu satu penerbangan di pagi hari dan dua di  siang hari. Sriwijaya juga memastikan SJ 248 yang terbang setelah itu dibatalkan.

"Sesuai dengan penutupan yang dilakukan pemerintah, maka penerbangan ke Malang akan dihentikan hingga 4 Desember 2010," tandasnya.

Sementara, Juru Bicara Batavia Air, Eddy Heryanto, mengatakan, satu-satunya pesawat yang melayani rute ke Malang telah melakukan penerbangan. "Kabar yang kami terima pesawat sudah landing di Malang, berangkat dari Jakarta pukul 10.20 WIB tadi pagi," kata Eddy.

Apakah nantinya pesawat yang telanjur sampai di Malang akan diterbangkan lagi atau tidak, Eddy mengatakan sedang dalam pembahasan manajemen. "Kalau diterbangkan lagi pastinya harus berputar untuk menghindari abu vulkanik. Saat ini kita sedang membahasnya," ujar dia.

Selanjutnya, secara internal manajemen Batavia akan menerapkan penghentian penerbangan sementara (noops) selama tiga hari ke depan. "Noops dilakukan tiga hari, kalau nanti kondisinya tetap buruk, maka noops akan dilanjutkan," tambah Eddy.

Editor: Anwar Sadat Guna
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas