TelkomFlexi Bidik 650 Ribu Pelanggan Gunakan FlexiNet
Layanan Fixed Wireless Access (FWA), TelkomFlexi, membidik 650 ribu pelanggannya akan aktif menggunakan akses internet melalui layanan FlexiNet.
Editor:
Anwar Sadat Guna
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Layanan Fixed Wireless Access (FWA) milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), TelkomFlexi, membidik 650 ribu pelanggannya akan aktif menggunakan akses internet melalui layanan FlexiNet.
“Saat ini pengguna aktif layanan FlexiNet sekitar 400 ribu pengguna. Sisa waktu yang ada sebelum penutupan tahun ini diharapkan ada pertumbuhan sekitar 62,5 persen sehingga menjadi 650 ribu pengguna,” ungkap Executive General Manager TelkomFlexi Triana Mulyatsa dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/12/2010).
FlexiNet adalah layanan yang memungkinkan pelanggan berselancar bebas di dunia maya melalui kecepatan akses up to 153 Kbps dengan tarif berlangganan secara harian (Rp 2.500), mingguan (Rp 15 ribu), dan bulanan (Rp 50 ribu).
Diungkapkannya, pada Juni lalu FlexiNet tampil dengan pola penjualan yang lumayan menggemparkan pasar melalui program Gebyar Sejuta FlexiNet (JUFE) di seluruh kota-kota besar di Indonesia.
Dalam program yang berjalan mulai Juni hingga September itu ditargetkan ada satu juta modem FlexiNet yang terdiri dari berbagai merek seperti ZTE, IVIO, Huawei, Olive, Data Card dengan harga rata-rata di bawah 200 ribu rupiah.
“Program itu telah melebihi targetnya karena di jaringan tercatat ada 1,8 juta pengguna yang pernah mengakses internet dengan pilihan terbanyak di paket bulanan dan harian. Ini bukti selain harga dari perangkat yang murah, konten dan kualitas layanan yang ditawarkan FlexiNet bisa memikat pelanggan,” jelasnya.
Dijelaskan, untuk mencapai realisasi pencapaian pelanggan FlexiNet pada akhir tahun nanti, telah disiapkan berbagai program direct selling untuk 200 ribu dongle FlexiNet dan 50 ribu ponsel yang berkemampuan mengakes internet dengan harga rata-rata 199 ribu rupiah.
“Kami akan fokus berjualan di rural area dengan basis di luar Jawa seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Di area tersebut tingkat okupansi jaringan masih di bawah 40 persen sehingga ideal untuk berjualan data,” tuturnya.
Berdasarkan catatan, saat ini TelkomFlexi memiliki 16,8 juta pelanggan dengan dukungan 5.650 BTS.
Layanan akses internet di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Batam, dan Bandung dari TelkomFlexi untuk backbone telah menggunakan serat optik yang lebih bisa diandalkan kestabilan penghantaran data ketimbang radio.
Sedangkan kontribusi jasa data bagi total omset Flexi masih berkisar 10 persen.