Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Maskapai Nasional Mulai Pikirkan Merger

Kasus yang menimpa Maskapai Mandala Air membuat sejumlah maskapai penerbangan nasional berpikir untuk melakukan merger antarairlines.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Asociation (INACA) Emirsyah Satar menyatakan keprihatinannya terkait berhenti beroperasinya maskapai penerbangan Mandala Airlines.

"Kita semua pasti prihatin atas masalah yang menimpa Mandala. Semoga masalahnya cepat selesai dan bisa terbang kembali," kata Emirsyah di Jakarta, Rabu (12/1/2011).

Menurut Emir, saat ini dunia penerbangan nasional telah mengarah pada konsolidasi.

"Arahnya adalah merger antarairlines untuk memperkuat modal," ujarnya.

Maskapai ke depannya akan berpedoman pada kompetisi antarmaskapai.

"Dalam skala ekonomi besar, tetapi efisiensi dari masing-masing pemain dibutuhkan," jelasnya.

Namun Emir mengaku sulit memperkirakan berapa nantinya jumlah maskapai yang ideal di Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

"Masalah berapa jumlah pemain yang ideal dibutuhkan, biarkan pasar yang menentukan,” katanya.

Saat ini, jelasnya, ada sekitar 40 maskapai yang memiliki sertifikat beroperasi (air operator certificate/AOC), nantinya jumlah itu akan berkurang karena proses merger.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas