Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Penggunaan Gandum Secara Nasional Capai 4,85 Juta Ton

tahun 2010, menunjukkan tingkat penggunaan gandum nasional mencapai angka 4,85 juta ton.

Penulis: Budi Prasetyo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Dengan  tingkat produksi terigu  yang  mencapai  3,63 juta ton pada  tahun  2010,  menunjukkan  tingkat penggunaan  gandum  nasional  mencapai angka  4,85 juta  ton.

Bahkan  menurut  Ketua Umum  Asosiasi Produsen  Tepung Terigu Indonesia (Aptindo), Franky Welirang,  selama tahun  2010  industri terigu nasional  hanya  mengimpor  4,6 juta  ton .

Artinya  kata  Franky,  terdapat selisih  sekitar 250.000 ton gandun, ini  yang   dikhawatirkan  terjadi, Karen aindustri  banyak  menggunakan  stiok  mereka , artinya stok gandum  di dalam  negeri juga  berkurang.

Diutarakan  Franky,   tahun 2010 pasar  terigu di dalam  negeri  tumbuh 10,5 persen . Namun  pertumbuhan  itu  lebih banyak   dinikmati oleh terigu impor  dengan  pertumbuhan  sekitar  18,2 persen.

Tahun  ini  ungkap  Franky,  pasar  terigu  diperkirakan  bakal  tumbuh  5 persen.  Kecilnya   angka  pertumbuhan,  karena  harga  terigu  cenderung  meningkat  yang berpotensi  menahan   laju  penyerapan  terigu.

Tahun  2011  traget   pertumbuhan  pasar  mencapai  posisi di angka  6 persen, sementara  harga  diperkirakan  akan  naik, sehingga  pasti akan  berpengaruh  pada  tingkat penyerapan  terigu.

Sebagai  gamabaran  kinerja   industri  tepung terigu  tahun  2010  lalu mennurut data  Aptindo, , konsumsi  terigu nasional  mencapai  4,39 juta  ton, dengan  komposisi tepung  terigu  impor  762.515 ton. Sementara  ekspor  produk turunan  gandum   berhasil  mencapai  3,99,3 juta  dolar  Amerika,  sedang  jumlah  produsen terigu  di Indonesia  hingga  saat ini terdapat  sekitar 14  perusahaan   dengan   catatan  ada  tujuh  perusahaan  proyek  baru.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas