Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Setelah Go Public Semua Logo Garuda Dipasang

Ada yang berubah dari tampilan Garuda Indonesia. Logo dan warna di beberapa pesawat yang dioperasikannya itu kini tampil baru.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hendra Gunawan
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ada yang berubah  dari tampilan  Garuda Indonesia. Logo dan warna di beberapa pesawat yang dioperasikannya itu kini tampil baru. Meski baru, namun mengingatkan maskapai tersebut pada puluhan tahun lalu. Garuda kembali menampilkan logo-logo lama pada beberapa pesawatnya.

Vice President Corporate Communication Garuda, Pujobroto mengatakan  Garuda memang kembali menampilkan empat brand logo yang pernah dipakai Garuda.

"Semua brand logo kami pasang di pesawat. Sudah sekitar dua minggu pesawat dengan logo-logo tersebut  kami operasikan baik untuk rute domestik maupun regional," kata Pujobroto, Jumat (11/2/2011).

Disebutkan, logo pertama dengan tulisan Garuda Indonesia Airways yang berwarna oranye digunakan mulai tahun 1949 hingga 1961, logo kedua berwarna merah tahun 1961-1969.

Logo ketiga adalah gambar burung garuda dengan tulisan  Garuda Indonesia seperti yang sekarang. Namun saat itu lambang dipasang di sayap vertikal yang berwarna biru. Logo ketiga ini dipakai Garuda cukup lama hingga tahun 2000-an. Sedangkan saat ini logo hanya berubah pada warna sayap vertikal yaitu birui yang terdegradasi menjadi biru muda membentuk ujung-ujung sayap burung.

Pujobroto tidak menyangkal kembali dipasangnya logo lama tersebut terkait dengan go publicnya Garuda. Menurutnya Garuda akan selalu mengikuti perkembangan zaman.

"Logo itu kami pergunakan lagi untuk mengingatkan bahwa Garuda akan terus bertransformasi. Logo itu akan punya arti sendiri dan menjadi kepercayaan di hati masyarakat," jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas